Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, menyoroti sejumlah fasilitas yang dianggap bak 'surga' di ibu kota negara atau IKN Nusantara. Ia secara pedas menyebut fasilitas itu justru menjadi bukti pemerintah Indonesia telah menjual Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal ini diungkapkan Said Didu secara menohok lewat akun Twitter resminya, @msaid_didu pada Senin (5/6/2023). Menurutnya, fasilitas surga di IKN berupa bebas pajak hingga terbaru ekspor pasir laut.
"Setelah fasilitas surga di IKN berupa: 1) HGU sampai 190 thn dan bisa jadi hak milik. 2) Bebas pajak. 3) Bisa jadi tempat investasi 'cuci uang' haram. 4) asing bebas tinggal sampai 10 tahun. Sekarang (kelima) ditukar tambah dengan ekspor pasir laut," cuit Said Didu.
Seluruh bentuk fasilitas 'surga' itu, menurut Said Didu, telah merugikan negara. Selain itu, fasilitas itu juga dinilai Said Didu, menjadi bukti NKRI sudah dijual ke asing.
"Kalian sudah menjual NKRI," tuding Said Didu.
Sontak, cuitan Said Didu mengenai ragam fasilitas 'surga' di IKN langsung mendapatkan atensi besar warganet. Terbukti, hingga berita ini dipublikasikan cuitannya itu telah dibaca ribuan kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Said Didu dengan beragam pendapat. Tak sedikit yang setuju dengan sindiran menohok yang dilontarkan Said Didu kepada pemerintah. Tetapi ada juga yang balik mengkritisi Said Didu.
"Menguras SDA untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan asing adalah fenomena ciri negara yang dipimpin oleh para pecundang dungu," sindir warganet.
"Buat modal cawe-cawe," sahut warganet.
Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar di Puncak, Prabowo Mengekor, Anies Lemah di Bawah
"Begitu kah cara memakmurkan rakyat kecil? Kalau IKN dikusai investor atau asing, terus bagaimana nasib tanah-tanah milik para penduduk asli di sana? Di masa depan apa mereka tidak akan terpinggirkan karena itu semua?" tanya warganet.
"Perbanyak istigfar pak tua. Masalah itu sudah diurus sama yang berkompeten. Pak tua banyak berbuat baik aja," saran warganet.
"Jika NKRI telah dijual, kemungkinan lu udah punya PR di negara yang makmur bahkan citizenship. Tetapi masih di sini juga, kemungkinan sedang cari peluang masih ada yang tersisa dari NKRI untuk dijual?" sentil warganet.
"Mbah didu temenannya sama akun-akun kaya gini, makanya kedengkiannya masih berlanjut," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Inilah 4 Wanita yang Dijanjikan Masuk Surga, Salah Satunya Istri Ya'kub
-
Otorita IKN Perhatikan Kelestarian Satwa Liar di PPU dan Kukar
-
Aksara Pallawa Jadi Inspirasi Logo IKN Nusantara, Apa Itu dan Dari Mana Asal Usulnya?
-
Menteri PUPR Optimis Upacara HUT ke-79 RI Bisa Digelar di Ibu Kota Baru
-
Ratusan Orang Mati Kelaparan Demi Bertemu Tuhan dan Masuk Surga, Fix Aliran Sesat?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!