Mustarsidin, petugas Rumah Tahanan atau Rutan KPK, ternyata tidak hanya sekali melakukan pelecehan seksual terhadap istri pejabat yang terjerat kasus korupsi.
Berdasarkan pengakuan korban kepada Dewan Pengawas KPK, pegawai Bagian Pengamanan, Biro Umum, Sekretariat Jenderal lembaga antirasuah tersebut sudah sering memaksa istri tersangka korupsi untuk memperlihatkan bagian sensitif.
Hal tersebut tertuang dalam surat putusan Dewan Pengawas KPK yang memberikan sanksi administratif kepada Mustarsidin.
Dikutip deli.suara.com, Senin (26/6/2023), Mustarsidin pada bulan September 2022, berkali-kali memaksa korban telanjang dan menunjukkan payudara serta kemaluannya saat melakukan video call WhatsApp.
Tercatat, Mustarsidin 5 kali memaksa korban menunjukkan payudaranya. Sementara untuk area kemaluan korban, Mustarsidin minta 2 kali.
Baca Juga: Ikut Beri Kejutan Ultah ke Ayu Ting Ting tapi Telat, Boy William Kena Nyinyir: Demi Konten
Berdasarkan pengakuan korban, ia terpaksa memperlihatkan bagian-bagian sensitif tubuhnya karena merasa terancam oleh Mustarsidin.
Pasalnya, kata korban, dirinya takut sang suami yang berada di dalam Rutan KPK akan banyak mendapat masalah kalau ia tak menuruti kemauan bejat Mustarsidin.
Terkait hal ini, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, telah mengkonfirmasi bahwa petugas Rutan KPK melakukan pelanggaran etik berupa asusila atau pelecehan seksual.
Tag
Berita Terkait
-
Curiga Kasus di Rutan KPK Bukan Cuma Pungli Saja, Ini yang Dikhawatirkan Novel Baswedan
-
Deretan Fakta Memalukan Pegawai Lecehkan Istri Tahanan Rutan KPK, Masalah Keluarga Dibawa-bawa
-
Mustarsidin, Petugas Rutan KPK Paksa Istri Tersangka Buka Baju dan Celana Tunjukkan Kemaluan
-
Mustarsidin, Petugas Rutan KPK Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Istri Tersangka Korupsi
-
Aksi Cabul Petugas Rutan KPK, Paksa Istri Tersangka Koruptor Telanjang sambil Video Call
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'