Pengamat politik Rocky Gerung belakangan ini menuai kontroversi buntut ucapannya yang dinilai menghina Presiden Joko Widodo dengan menyelipkan "bajingan tolol" dalam kritikannya.
Kini Rocky Gerung telah menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (4/8/2023).
Dalam permintaan maafnya, Rocky menegaskan jika pernyataannya itu murni untuk mengkritik Jokowi sebagai kepala negara, bukan untuk menghina pribadi Jokowi.
Tak sampai di situ, Rocky sempat menyinggung nama putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Akademisi ini menyebut berteman dengan Wali Kota Solo tersebut.
Hal ini tampak dari tangkapan layar artikel yang diunggah oleh Gibran melalui akun Twitter resminya, @gibran_tweet.
Terlihat pengakuan Rocky soal dirinya tidak mempunyai dendam kepada Jokowi, seolah ingin menggugurkan potensi dirinya menghina sang presiden.
"Rocky Gerung: Saya Tak Punya Dendam dengan Jokowi, Anaknya Teman Saya," demikian judul dari artikel yang diunggah Gibran, dikutip pada Sabtu (5/8/2023).
Melihat pengakuan Rocky Gerung yang mengaku berteman dengannya, Gibran lantas tersipu malu.
"Awwww so sweet," cuit Gibran sembari menambahkan beberapa emoji wajah tersipu malu penuh tanda love, wajah mencium, hingga kepala katak hijau.
Baca Juga: Link Live Streaming Arema FC vs Barito Putera, BRI Liga 1 Segera Berlangsung
Emoji katak sendiri memiliki sejumlah arti. Sebagian menilainya sebagai ekspresi gembira yang terkesan jahil.
Namun, beberapa kalangan rupanya menggunakan emoji ini untuk memberi komentar negatif dan sedikit menyindir karena dimaknai sebagai "kamu jelek".
Di sisi lain, buzzer politik di media sosial juga kerap memakai emoji ini untuk merujuk pada kelompok pendukung Jokowi. Namun tentu saja tidak diketahui makna sebenarnya dari emoji yang disematkan Gibran di akhir cuitannya.
Kendati begitu, sorotan Gibran terhadap pengakuan Rocky ini tentu langsung menuai banyak perhatian. Apalagi karena sebelumnya Gibran sempat mengaku tidak kenal Rocky ketika polemik ini pertama kali bergulir.
"Kala udh tersudut semua jadi teman," komentar warganet.
"Kalo saya jadi Mas Gibran udah tak Polisikan tuh Gerung,, Masa Bapak sendiri di Hina caci Maki," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Curhat Dipersekusi Usai Kritik Jokowi: Saya Nggak Boleh Masuk Kampus
-
Poin-poin Klarifikasi Rocky Gerung: Tegaskan Tak Ada Maksud Hina Pribadi Jokowi
-
Latih Jurkam Muda PDIP, Hasto Sebut Tim Tujuh Jokowi akan Berikan Pengarahan Menangkan Ganjar dan Partai di 2024
-
Bak Ogah Dipolisikan Lagi, Rocky Gerung Coba-coba Kritik Jokowi dengan Sopan, tapi...
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
Terkini
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Gagal Cuan tapi Menang Oscar! 5 Film Buktikan Angka Box Office Bisa Menipu
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi
-
Iran Tergaskan Tak Bakal Tumbang Meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Wafat