Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikritik karena aksinya menempelkan stiker wajah bakal capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Jokowi di rumah-rumah warga.
Salah seorang warganet melalui akun Twitter mengecam aksi Gibran yang dinilai telah mengotori rumah warga. Pasalnya, Gibran menempelkan stiker itu ke dinding-dinding rumah warga di Solo, Jawa Tengah.
"@gibran_tweet harusnya cukup menyebar stiker door to door tanpa menempel ke dinding rumah warga yg bukan hak milik pejabat pemerintah. Menempel sama saja spt mengotori properti warga adl bentuk feodalisme dan arogansi penjabat," cuit warganet membalas cuitan salah satu media nasional yang memperlihatkan aksi Ganjar menempel stiker.
Menanggapi kritikan warganet itu, Gibran meminta maaf dan mengaku salah.
"Ya pak. Maaf saya salah," tulis Gibran membalas kritikan warganet, dikutip pada Selasa (22/8/2023).
Para pengikut Gibran di Twitter pun lantas menuliskan beragam komentar menanggapi hal tersebut.
"wkwk mamam tuh kampanye di luar jadwal yg ditentuin," kritik warganet pada Gibran.
"harusnya jawabnya gini mas, ya pak, maaf saya salah, gue cuma kacung partai," ujar warganet.
"Wahaha, santai war masss, masyarakat ora keberatan kok," komentar warganet lain.
Baca Juga: Mas Dhito Minta OPD Intens Lakukan Fungsi Pencegahan Stunting di Kabupaten Kediri
"template cringe," imbuh yang lain.
Gibran: Tempel stiker atas instruksi partai
Sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo ini menjelaskan bahwa aksi menempelkan stiker Ganjar Pranowo dan Jokowi di rumah-rumah warga itu juga dilakukan di kota-kota lain.
"Semua kota melakukan, ya pada hari itu juga. Jadi bukan cuma saya," ungkap Gibran dikutip dari Antara.
Tak hanya itu, Gibran menegaskan bahwa aksi tersebut sudah sesuai dengan perintah partainya, PDIP. Ia juga mengklaim penempelan stiker itu sudah seizin pemilik rumah.
"Ya itu instruksi, ya jelas, menempelkan stiker. Dudu aku tok (bukan hanya saya saja yang melakukan)," tegas Gibran.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Ogah Tanggapi Megawati yang Minta Jokowi Bubarkan KPK
-
Alasan Caleg PSI Mundur Berjemaah karena Partainya Diduga Dukung Prabowo: Bagi Kami Ganjar Sosok yang Paling Layak
-
Megawati Kunjungi Kantor DPD PDIP DIY Didampingi Ganjar Pranowo
-
Lagi! Kader PSI Berbondong-bondong Nyatakan Resign dari Partai dan Pencalegan, Gegara Dukungan ke Prabowo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban
-
Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah