/
Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:33 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. ((ANTARA/Bambang Dwi Marwoto))

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikritik karena aksinya menempelkan stiker wajah bakal capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Jokowi di rumah-rumah warga.

Salah seorang warganet melalui akun Twitter mengecam aksi Gibran yang dinilai telah mengotori rumah warga. Pasalnya, Gibran menempelkan stiker itu ke dinding-dinding rumah warga di Solo, Jawa Tengah.

"@gibran_tweet harusnya cukup menyebar stiker door to door tanpa menempel ke dinding rumah warga yg bukan hak milik pejabat pemerintah. Menempel sama saja spt mengotori properti warga adl bentuk feodalisme dan arogansi penjabat," cuit warganet membalas cuitan salah satu media nasional yang memperlihatkan aksi Ganjar menempel stiker.

Menanggapi kritikan warganet itu, Gibran meminta maaf dan mengaku salah.

"Ya pak. Maaf saya salah," tulis Gibran membalas kritikan warganet, dikutip pada Selasa (22/8/2023).

Para pengikut Gibran di Twitter pun lantas menuliskan beragam komentar menanggapi hal tersebut.

"wkwk mamam tuh kampanye di luar jadwal yg ditentuin," kritik warganet pada Gibran.

"harusnya jawabnya gini mas, ya pak, maaf saya salah, gue cuma kacung partai," ujar warganet.

"Wahaha, santai war masss, masyarakat ora keberatan kok," komentar warganet lain.

Baca Juga: Mas Dhito Minta OPD Intens Lakukan Fungsi Pencegahan Stunting di Kabupaten Kediri

"template cringe," imbuh yang lain.

Gibran: Tempel stiker atas instruksi partai

Sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo ini menjelaskan bahwa aksi menempelkan stiker Ganjar Pranowo dan Jokowi di rumah-rumah warga itu juga dilakukan di kota-kota lain.

"Semua kota melakukan, ya pada hari itu juga. Jadi bukan cuma saya," ungkap Gibran dikutip dari Antara.

Tak hanya itu, Gibran menegaskan bahwa aksi tersebut sudah sesuai dengan perintah partainya, PDIP. Ia juga mengklaim penempelan stiker itu sudah seizin pemilik rumah.

"Ya itu instruksi, ya jelas, menempelkan stiker. Dudu aku tok (bukan hanya saya saja yang melakukan)," tegas Gibran.

Load More