Manajemen PSMS Medan mendatangkan tiga pemain asing dengan salah satu di antaranya adalah pemain dari Korea Selatan yang memperkuat klub di K League 1 alias liga kasta tertinggi.
“Ada tiga pemain asing yang didatangkan, yaitu dari Brazil, Uzbekistan, dan pemain dari Korea Selatan yang saat ini memperkuat klub di K League 1,” kata Direktur Teknik PSMS, H Andry Mahyar Matondang seperti dimuat Antara, Jumat (25/8).
Ia pun menyebut, pemain asal Korea Selatan itu sudah pasti memperkuat PSMS Medan untuk mengarungi laga di Liga 2 musim 2023/2024.
“Pemain itu kami rekrut saat dia masih membela klubnya di Korea Selatan. Bukan setelah menjadi mantan pemain di klub itu,” katanya yang menyebut pemain itu berposisi sebagai gelandang.
Ia pun memastikan, posisi pemain tersebut sesuai dengan keinginan tim pelatih Ridwan Saragih. Pemain itu didatangkan setelah ada kesepakatan antara pelatih dan manajemen PSMS Medan.
“Untuk pemain dari Korea Selatan sudah kami daftarkan ke PT LIB sebagai pemain asing, begitu juga dengan pemain dari Brazil. Sedangkan untuk pemain dari Uzbekistan masih trial,” katanya.
Pemain asing yang berposisi sebagai striker dan gelandang tersebut dijadwalkan tiba di Medan dalam tiga hari ke depan. Namun demikian, manajemen belum mengungkap nama ketiga pemain asing tersebut.
"Kalau posisi, pemain dari Brazil striker, sedangkan yang dari Korea Selatan gelandang. Kalau namanya, nanti saja kita beritahu setelah mereka sampai di Medan," ujarnya.
PSMS Medan, lanjut dia, tidak memiliki banyak waktu untuk merekrut pemain asing karena Liga 2 akan bergulir dalam waktu 15 hari ke depan.
Baca Juga: Trio Pemain Pilar Vietnam yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia di Final Piala AFF U-23
Sedangkan terkait tiga pemain asing yang pernah datang ke PSMS Medan namun tidak jadi direkrut, Andry mengatakan, ada beberapa alasan yang mendasarinya.
Dari tiga pemain yang datang, dua di antaranya dinilai tidak lolos saat tes medis sedangkan satu pemain lain tidak memiliki posisi sesuai keinginan pelatih.
Seperti diketahui, penyerang asal Portugal Carlos Lomba dan pemain asal Brazil Mateus Toto sebelumnya sempat berada di Medan untuk menjalani trial sebagai syarat memperkuat PSMS Medan.
Namun, keduanya belum pernah diturunkan di laga uji coba PSMS Medan termasuk turnamen pramusim Gubsu Edy Rahmayadi Cup. Keduanya kini sudah tidak terlihat lagi di PSMS.
Sedangkan pemain asal Jepang Hiroya Konno sempat diturunkan di turnamen tersebut namun batal direkrut.
“Tidak ada masalah dalam performa Hiroya, tetapi posisinya tidak sesuai yang dicari pelatih. Agen mengatakan dia penyerang nomor 10, tetapi pada kenyataannya di lebih di posisi sayap, posisi yang bukan kebutuhan kita,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!
-
Pelanggan Sampai Disiram Air, Viralnya Burger Aldi Taher Bikin Warga Sekitar Terganggu?
-
IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran
-
Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah
-
Oppo Find X9 Ultra Siap Guncang Pasar pada April 2026: Bawa Layar 2K+ danZoom Periskop 10x
-
Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel
-
Viral Curanmor di Bawah Flyover Pasar Tugu, Polisi Ringkus 2 Pelaku Asal Lampung Timur
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Ulasan Novel Tukar Takdir, Membayar Harga untuk Hidup yang Bukan Milikmu
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas