Mega Suryani Dewi, ibu muda berusia 24 tahun yang tewas dibunuh suaminya sendiri sempat mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dua anak balitanya.
Anak-anak Mega kini dirawat oleh kakak kandungnya. Sang kakak mengungkapkan bahwa kondisi dua balita tersebut saat ini dalam keadaan sehat. Hanya saja keduanya terus menerus menangis hingga dini hari.
Sebelum benar-benar dihabisi N (25), Mega Suryani Dewi sempat mengungkapkan bahwa ia pernah diancam dibunuh oleh sang suami.
Pasangan yang tinggal di rumah kontrakan di Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat itu diketahui kerap ribut.
Dari curhatan Mega di sosial media, suaminya kerap melakukan KDRT kepadanya. Paling parah ketika N mengancam akan membunuh Mega.
"Semaleman nggak bisa tidur karena dancam mau dibunuh suami sendiri. Nggak bisa tidur karena kamarku kuncinya sudah rusak," curhat Mega Suryani Dewi lewat akun TikTok-nya.
Dalam video TikTok itu, Mega Suryani Dewi menunjukkan suara tangisannya di depan pintu. Ia juga menunjukkan kondisi lubang kunci kamarnya yang sudah rusak.
Mega mengungkapkan bahwa ia memiliki dua anak dan sedang mengandung lima bulan.
"Posisi aku lagi hamil 5 bulan, punya anak juga 2 masih kecl-kecil. Aku nggak takut mati tapi aku takut ninggalin anak anakku sendirian di dunia," ungkap Mega.
Baca Juga: Saham Migas Keluarga Panigoro Melesat, Medco Ungkap Aksi Korporasi
"Ya Allah jiwaku udah hancur lebur begini rasanya hidup sama orang yang toxic," lanjut Mega.
Pembunuhan itu terjadi di rumah kontrakan Mega. Ibu muda tersebut tewas dibunuh suaminya di hadapan kedua anaknya yang masih balita. Sempat beredar kabar bahwa anak-anak Mega tersebut melihat bahkan memainkan darah ibunya sehabis dibunuh N. Bahkan terlihat pula bercah cap tangan berwarna merah di tembok kontrakan Mega.
Mega Suryani Dewi tewas karena sayatan di lehernya. Sementara sang suami yang sempat memandikan jasad Mega menyerahkan diri dan kasusnya kini ditangani Polsek Cikarang Barat dan Polres Metro Bekasi, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Terungkap Curhatan Mega Suryani Dewi Sebelum Tewas di Tangan Suami: Jangan Takut Nikah, Emang Aku Lagi Apes Aja
-
Suami Bunuh Istri di Cikarang Diancam Hukuman Seumur Hidup, Kakak Korban: Saya Gak Terima!
-
Sosok Nando Suami yang Bunuh Istri di Depan Anak, Serahkan Diri Usai Mandikan Jenazah Korban
-
Cara Keji Nando Bunuh Sang Istri di Cikarang: Ditampar, Diseret, Digorok dengan Pisau Dapur
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur