Neraysho Kasanwirjo menjadi pemain sepak bola kelahiran Amsterdam, Belanda ini sedang ramai jadi perbincangan. Terutama bagaimana ia mendapatkan nama yang sangat Jawa.
Meski punya nama yang terkesan mirip dengan orang Jawa, Neraysho Kasanwirjo adalah pemain kelahiran Amsterdam, Belanda.
Bek muda kelahiran 18 Februari 2002 ini memulai kariernya di Eropa dan sempat berpindah ke sejumlah klub di Liga Belanda dan Austria.
Simak perjalanan karir Neraysho Kasanwirjo di Eropa, bagaimana ia mendapatkan nama mirip dengan orang Jawa, apakah masih keturunan Indonesia?
Keturunan Suriname
Menurut data transfermarkt, Neraysho Kasanwirjo tidak secara langsung punya darah Indonesia meski namanya sangat mirip dengan orang Jawa.
Pemain yang memainkan posisi Bek Kanan ini mendapatkan nama tersebut karena keturunan dari Suriname, sebuah negara di Amerika Selatan yang erat kaitannya dengan Jawa.
Bahkan ia memegang dua kewarganegaraan sekaligus, Belanda dan Suriname. Tidak diketahui ada keturunan Indonesia pada dirinya.
Dikutip dari bbc.com, selama periode 1890 hingga 1939, tidak kurang 33.000 orang Jawa didatangkan ke Suriname.
Suriname bisa dibilang adalah tempat pembuangan orang orang Jawa masa kolonial Belanda. Hal ini yang membuat nama Neraysho Kasanwirjo sangat kental berbau Jawa.
Perjalanan Karier Neraysho Kasanwirjo
Pemain berdarah Suriname ini mengawali karir sepak bola bersama Zeeburgia yth. Kemudian ia pindah ke Ajax Youth pada Juli 2013.
Dari Ajax Youth ia sempat membela sejumlah skuad muda klub ini. Mulai dari Ajax U-17, U-19, hingga U-21.
Namun pada Juli 2021 silam, Neraysho Kasanwirjo pindah ke FC Groningen dengan status bebas transfer.
Dilanjut kepindahan dirinya ke Feyenoord pada Januari 2023 silam dengan biaya transfer Rp 34,76 miliar. Namun tidak lama ia merumput di klub Liga Belanda ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta