SUARA DENPASAR - Armando Sihombing (28), maling yang ditembak polisi ternyata pedagang nasi jingo. Dia mengaku banting stir jadi maling spesialis kos karena bangkrut jualan nasi jinggo.
Hal itu diungkapkan Armando saat Polsek Kuta merilis tangkapan maling yang digelar di depan Monumen Bom Bali, Jalan Legian, Kuta, Selasa (16/8/2022) sore.
Armando menjelaskan, sebelum menekuni dunia maling, Armando Sihombing pernah menjadi pedagang nasi jinggo. Namun, usaha nasi jinggo yang digelutinya malah tidak berkembang.
Bukan hanya tidak berkembang, usaha nasi jinggo tidak menguntungkan karena sepi pembeli.
“Sebelumnya jual nasi Jinggo, tapi hasilnya tak menentu,” aku dia.
Sedangkan, lanjut Armando, dia mengaku sudah berkeluarga. Dia mengaku sudah memiliki istri dan tiga orang anak yang semuanya memiliki mulut dan perut untuk diberi makan.
Selepas berhenti jualan nasi jinggo, Armando pun mengaku tidak memiliki pekerjaan yang pasti. Dia menganggur.
"Saya tidak bekerja,” jelasnya.
Armando mengaku sudah mencoba cari pekerjaan ke mana-mana, namun ia mengaku tak mendapatkan pekerjaan. Terdesak oleh kebutuhan hidup, Armando terpikir untuk menjadi maling.
Baca Juga: Mantan Bupati Tabanan Eka Wiryastuti Menangis saat Bacakan Pleidoi, Ngaku Tak Beri Perintah
“Saya sudah mencoba cari kerja tapi tak dapat," dalihnya.
Armando Sihombing merupakan seorang residivis. Dia baru tujuh bulan keluar dari Lapas Kerobokan. Selepas dari penjara, dia kembali jadi maling spesialis bobol kos yang telah 3 kali beraksi di Kuta, 2 kali beraksi di Kuta Selatan dan 1 kali di Denpasar Selatan.
"Pelaku ini baru tujuh bulan lalu keluar dari Lapas Kerobokan," imbuh Yogie.
Dia ditangkap Senin (15/8/2022) di kamar kos Nomor 8 Jalan By Pass Ngurah Rai Nomor 99XX, Nusa Dua, Kuta Selatan.
Kapolsek Kuta, AKP Yogie Pramagita mengakui, Armando ditembak di betis karena mencoba kabur saat akan ditangkap. Dia menyatakan, akan memberikan Tindakan tegas terukur bagi pelaku tindak kriminal di wilayahnya sesuai arahan Kapolresta Kombes Pol Bambang Yudo Pamungkas.
"Sesuai imbaun Bapak Kapolresta Denpasar bahwa kami tidak akan main-main dengan pelaku kejahatan yang berani melakukan aksinya di wilayah Kuta," kata AKP Yogie Pramagita. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU