Suara Denpasar - Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi nyaris saja 'selamat' dari ancaman hukuman mati jika saja bukan karena fasilitas pengamanan di pos satpam.
Sampai beberapa saat bergulir, penyidik sempat tidak yakin akan peran Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J tersebut.
Hingga akhirnya setelah dilakukan pengembangan penyidikan lebih intensif oleh tim gabungan Mabes Polri akhirnya diketahui jika Putri Candrawathi juga turut berperan dalam pembunuhan Brigadir J.
Putri Candrawathi adalah orang terakhir yang ditetapkan sebagai tersangka di antara para pelaku inti.
Lalu apa yang membuat kedok Putri Candrawathi terbongkar?
Peran Putri Candrawathi terbongkar ternyata karena kamera CCTV di pos satpam merekam peristiwa yang menyeret nama Putri Candrawathi.
DVR pos satpam ini luput dari pengerusakan yang dilakukan Ferdy Sambo cs.
Dari sanalah peran Putri Candrawathi akhirnya terbongkar dan turut dijadikan tersangka oleh penyidik.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menerangkan bahwa istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi telah melakukan kegiatan bagian dari perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J (Nofryansah Yosua Hutabarat).
Baca Juga: Ferdy Sambo Tembak Sendiri Brigadir J Sampai Dua Kali, Pengakuan Terbaru Bharada E
Adapun Putri terancam hukuman mati atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan terhadap anggota Brimob asal Jambi itu.
Dirtipidum Bareskrim Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menegaskan Putri Candrawathi melakukan kegiatan yang merupakan bagian dari perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J.
"Melakukan kegiatan-kegiatan yang dari pada perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua (Brigadir J)," terang Brigjen Andi Rian di Bareskrim Polri, Jumat (19/8/2022) dari laman PMJ.
"Yang diperoleh dari DVR pos satpam inilah yang menjadi bagian dari circumstantial evidence atau barang bukti tidak langsung yang menjadi petunjuk bahwa PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai Duren Tiga," paparnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
-
Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya