SUARA DENPASAR - Heboh video temuan uang Rp 900 miliar dalam mata uang dolar Amerika yang dinarasikan berada di bungker kediaman Irjen Kaisar Ferdy Sambo dipastikan hoax.
Video tersebut sebenarnya adalah tayangan Global Chemical Laboratory tanggal 18 Juli 2021 terkait temuan uang palsu di Atlanta, Amerika Serikat.
Untuk itu Polri dan juga Suara Denpasar mengajak warganet untuk lebih bijak menyikapi konten yang beredar di dunia Maya.
Mengingat, banyak pembuat konten hanya mementingkan viewer atau klik tanpa memperhitungkan fakta dan dampak yang terjadi di masyarakat.
"Setelah ditelurusi oleh tim, ternyata video tersebut pernah ditayangkan oleh Global Chemical Laboratory tanggal 18 Juli 2021 terkait temuan uang palsu di Atlanta USA," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, melalui pesan whasApp Rabu (24/8/2022).
Dengan pernyataan tersebut Mabes Polri memastikan video tersebut di edit untuk menyebarkan berita bohong dan sesat. Seakan-akan bahwa tumpukan uang itu adalah milik mantan Kadiv Propam Polri yang menjadi otak pembunuhan Brigadir J.
Sedangkan untuk penggeledahan dan penyitaan barang bukti. Sejatinya tim khusus (timsus) Mabes Polri tidak berjalan sendiri.
Sebagai bentuk transparansi kepada publik. Setiap penggeledahan dan penyitaan barang bukti selalu di dampingi pengacara, Ketua RT, pihak keluarga, dan penyidik lainnya. Semuanya akan dibeber dalam peradilan nanti. "Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia," jawab dia.
Pihak Mabes Polri sendiri terus bekerja untuk benderangnya kasus ini berdasar pendekatan Scientific Crime Investigation. ***
Tag
Berita Terkait
-
Arteria Desak Kabareskrim Kerahkan Tim Cyber Crime, Tepis Isu Liar Kasus Ferdy Sambo yang Bikin Adu Domba di Polri
-
Ahmad Sahroni Tanya Alasan Kapolri Kenapa Ferdy Sambo Tak Ditampilkan ke Publik
-
Dalami Peristiwa di Magelang, Komnas HAM Berencana Periksa Istri Ferdy Sambo Lagi Terkit Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Tayang 4 Juli, L INFINITE dan Kang Min Ah Berbagi Emosi di Drama Love in Sync
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
8 Orang Diperiksa dalam Kasus Dugaan Malapraktik, Dua Dokter RSUD Prambanan Dimintai Keterangan
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026