Suara Denpasar - Tak hanya sang suami, Irjen Ferdy Sambo membuat sejarah kelam di institusi kepolisian dengan menyeret puluhan polisi dalam rekayasa kasus polisi tembak polisi dengan korban Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Diam-diam, prestasi serupa juga dibukukan sang istri yakni Putri Candrawathi. Bahkan, sampai saat ini Putri Sambo belum juga ditahan penyidik Timsus Mabes Polri dengan alasan kemanusiaan.
“Setiap kasus pembunuhan gak pernah ada tuh satu orang yang ikut membunuh pembunuhan berencana lepas gitu aja gak ditahan. Ini kan bodoh juga!,” kata Deolipa Yumara seperti dikutip dari Youtube tvOneNews, Rabu (31/8/2022).
Jadi, hemat dia, penangguhan penahanan yang diberikan terhadap Putri Candrawathi itu tidak umum dalam penegakkan hukum di Indonesia. Apalagi, kasus yang menjerat adalah pembunuhan. "Tidak pernah ada dalam sejarah seseorang yang sudah jadi tersangka kasus pembunuhan, berencana apalagi dan dia terlibat. Itu masih bebas kelayapan," sentil dia.
Sementara itu pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis kepada Suara.com saat ditemui di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, usai pemeriksaan, Rabu (31/8/2022) malam. Dia menjelaskan bahwa penangguhan penahanan itu merujuk Pasal 31 ayat (1) KUHAP dengan alasan kemanusiaan.
Di mana Putri Candrawathi kondisi kesehatannya tidak stabil dan masih memiliki anak kecil. Atas permohonan berikut dalil tersebut, pihak penyidik mengabulkan permohonan penangguhan penahanan
Putri Cadrawathi. Di mana yang berangkutan dikenakan wajib lapor dua kali seminggu.
Untuk diketahui, dari lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Hanya Putri Candrawathi yang tidak ditahan. Sedangkan empat lainnya yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS), dan Kuat Ma’ruf (KM) jauh hari sebelumnya sudah menghuni pengapnya sel tahanan. ***
Baca Juga: Punya Bayi dan juga kondisi kesehatan jadi alasan Putri Candrawathi Tak Ditahan Polisi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?