Suara Denpasar - Viral di media sosial bule Rusia berkelahi di Kuta. Dalam video terlihat gerombolan warga negara asing berkelahi di tengah jalan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Bali, pada Jumat (16/9/2022) malam.
Dalam video yang beredar terlihat seorang bule dikeroyok oleh sejumlah bule lainnya. Bule yang dikeroyok itu awalnya berada di atas sepeda motor.
Namun ia dihajar hingga jatuh dari sepeda motornya. Lalu menyusul sejumlah orang bule melancarkan serangan. Pria berbaju hitam itu sempat menghindar dan berlari ke tengah jalan.
Namun dia terus dikejar, dan dibanting dijatuhkan ke aspal. Tendangan dan bogem mentah mendarat ke tubuhnya secara bertubi-tubi. Terlihat satu pria bule lain berupaya membela bule malang itu.
Akibat perkelahian itu, arus lalu lintas terganggu. Beberapa pengendara sepeda motor membunyikan klakson.
Potongan video berdurasi pendek itu kini menjadi topik hangat di jaga media sosial Bali.
Salah satu yang memberikan komentar pedas adalah penggiat media sosial asal Bali, Niluh Djelantik. Melalui fanpage facebooknya, dia mengecam keras tindakan para bule yang meresahkan itu.
"Turis sampah yang kayak gini yang kita maau?. Kalau berantem di ring tinju, jangan di jalanan. Mengganggu lalu lintas dan masyarakat sekitar," tulis Niluh Djelantik.
Ia melanjutkan, motor yang tergeletak bisa jadi itu motor sewaan. Dia membayangkan bagaimana sepeda motor itu lecet-lecet, padahal para WNA itu cuma dibayar puluhan ribu sehari.
Baca Juga: Cerita Humor Bikin Ngakak dan Awet Muda, 'Kisah Anggota GAM, Ayah, dan Tentara'
"Pemilik bisa nangis di pojokan," imbuhnya.
Menurut Niluh Djelantik, Bali bermartabat sebagai jendela pariwisata Indonesia memang harus dijaga. Jangan sampai kelakuan barbar para WNA itu ditiru oleh turis yang berkunjung di daerah lainnya di Indonesia.
"Capek ngurusin kalian tauk. Musti pake kesabaran tingkat dewa," tulisnya.
Niluh Djelantik juga meminta aparat kepolisian Polda Bali menindak tegas para bule tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Kuta, AKP Yogie Pramagita menjelaskan, pihaknya telah mengamankan para bule itu ke Polsek Kuta.
"Masih diambil keterangan," katanya saat dikonfirmasi Sabtu (17/9/202).
Diungkapnya bahwa pra pria bule yang terlibat perkelahian itu berasal dari negara Rusia. Terkait penyebab perkelahian, AKP Yogie mengungkap masih didalami.
"Ini masih diinterogasi," pungkasnya. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah