Suara Denpasar - Pemerintah Malaysia menegaskan komitmen mendukung kemerdekaan Palestina. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri kala bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas di New York, Amerika Serikat, Jumat waktu setempat. Lantas, bagaimana sikap Indonesia?
“Saya juga menegaskan kembali komitmen Malaysia untuk terus mendukung perjuangan dan hak Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat dengan Baitulmaqdis sebagai ibu kotanya,” demikian pernyataan Ismail Sabri lewat akun media sosial dilansir dari Antara, Sabtu (24/9/2022).
Ismail Sabri dan Mahmoud Abbas bertemu di sela agenda Sidang ke-77 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS.
Dia menambahkan, sebaliknya posisi Malaysia sejak lama tidak mendukung Israel di organisasi internasional manapun hingga Palestina mendapatkan haknya sebagai negara berdaulat. Selain itu, dia juga menyatakan bahwa Malaysia dukung proses perdamaian Israel dengan Palestina dan berakhirnya pendudukan Israel atas wilayah Palestina.
Dalam pertemuan keduanya juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman, berisi empat poin. Tujuannya membentuk pertemuan komite bersama dan penguatan kerja sama di bidang kesehatan, pariwisata dan urusan Islam. Hal ini juga sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang mayoritas pemeluk agama Islam ini.
Bagi warga Palestina yang ingin melanjutkan studi, Malaysia terbuka dan menyambut baik. Khususnya lagi studi yang berkaitan dengan bidang-bidang penting yang dapat membantu pembangunan kembali Palestina.
Dia menyebutkan, saat ini ada 800 mahasiswa Palestina di universitas terkemuka di Malaysia dan mereka melanjutkan studi di berbagai bidang, terutama teknik untuk membantu pembangunan infrastruktur Palestina yang kerap porak poranda ketika mendapat serangan Israel.
Lantas bagaimana dengan sikap Indonesia? Sejauh ini belum ada informasi terkait sikap Indonesia yang terbaru dalam sidang majelis umum PBB. Akan tetapi, sikap Indonesia sejak era Sukarno hingga Joko Widodo tidak pernah berubah. Yakni mendukung perdamaian Palestina dengan Israel, sekaligus mendukung kemerdekaan Palestina.
Salah satu dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina ditunjukkan saat Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada April 2015 lalu. Dalam peringatan tersebut juga lahir Declaration on Palestine.
Baca Juga: Bukan Xpander, Ternyata Mobil Mitsubishi Bongsor Ini yang Terlaris di Indonesia
"Kita dan dunia masih berutang kepada rakyat Palestina," kata Presiden Jokowi dalam pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, di Jakarta Convention Center (JCC), 22 April 2015 dilansir dari situs Setkab.go.id.
Deklarasi ini menekankan dukungan negara-negara Asia dan Afrika terhadap perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka, dengan prinsip two-state solution, atau dua negara. Sikap ini berbeda dengan sikap kelompok garis keras di Palestina yang menginginkan hanya ada satu negara Palestina, sekaligus tak mengakui keberadaan negara Israel.
"Kita harus terus berjuang bersama mereka. Kita harus mendukung lahirnya sebuah Negara Palestina yang merdeka," tegas Jokowi.
Jokowi waktu itu juga menyatakan rencana Indonesia membuka Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Ramallah. Akhirya, setahun kemudian, yakni pada 2016 Konsul Kehormatan RI Maha Abu-Shuseh dilantik di KBRI Amman, 13 Maret 2016 lalu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global
-
Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase
-
Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas