/
Selasa, 27 September 2022 | 10:00 WIB
Potret Dedi Mulyadi berikan sedekah kepada kakek penjual kursi bambu (KMD Channel)

Suara Denpasar - Isu perceraian yang menimpa anggota DPR RI Dedi Mulyadi dengan sang istri menyebar luas di kalangan publik.

Hal tersebut diperkuat dengan adanya bukti perkara kasus perceraian dirinya di website Pengadilan Agama Purwakarta.

Dalam situs resmi tersebut, tercantum perkara gugatan perceraian yang dilayangkan oleh Ambu Anne istri Dedi Mulyadi dengan nomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk.

Gugatan yang dilayangkan oleh sang istri tersebut tercatat pada tanggal 19 September 2022, mereka dikabarkan baru akan menjalani sidang pertamanya pada 5 Oktober mendatang.

Dirinya sempat berikan ungkapan kegalauan kepada istrinya melalu telepon seluller.

"Meski sakit beban pijakan, demi kamu aku akan tetap bertahan," ucap Dedi.

Namun, ditengah-tengah kasus perceraian yang menimpa dirinya, Dedi Mulyadi masih menyempatkan dirinya untuk berbagi kepada sesamanya.

Hal tersebut bermula ketika dirinya sedang menyembut Putri cantiknya Nyi Hyang Sukma Ayu Mulyadiputra yang baru berusia 3 tahun tersebut sepulang sekolah.

Putrinya nampak terlihat senang melihat sang Ayah sedang menjemput dirinya dan membantunya memasangkan kaos kaki di kakinya.

Baca Juga: Gelar Aksi HTN 2022, Kaum Tani-Buruh Hingga Mahasiswa Sudah Berkumpul Di Gedung DPR

Ditengah-tengah perjalanan pulang, Dedi melihat seorang kakek yang sedang menjual kursi dari bambu sedang melamun di dekat barang dagangnya.

Rupanya sang kakek belum berhasil menjual barang dagangannya sejak pagi, kakek tersebut mengaku berjualan sejak jam 6 pagi.

Melihat hal tersebut sontak Dedi mengeluarkan sejumlah uang kepada Putrinya, dan menyuruh Putri cantiknya memberikan uang tersebut pada kakek penjual kursi itu.

"Pasikeun ka aki (kasihkan ke kakek)," Ujar Dedi Mulyadi kepada putrinya.

Wajah putrinya nampak terlihat senang ketika memberikan sejumlah uang tersebut, sampai-sampai putrinya mengajak kakek tersebut untuk ikut masuk ke dalam mobilnya.

NAmun sayangnya sang kakek menolak dan akhirnya Dedi bersama putrinya pamit untuk bergegas pulang kerumah, Hyang pun mencium tangan kakek tersebut

Load More