/
Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:40 WIB
Kang Dedi Mulyadi dan berpelukan dengan janda Umiyati Utari di Purwakarta. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

“Jadi minta maaf ke ibu bupati, karena nangkep (peluk) saya?,” tanya Kang Dedi kemudian dibenarkan Umiyati.

“Cemburu atau nggak ibu bupatinya?” tanya Kang Dedi lagi.

“Ya nggak tahu cemburu atau nggak,” jawabnya disambut tawa lagi.

“Jangan dipanjangin, nanti jadi gosip,” kata Kang Dedi.

Diketahui, saat ini Kang Dedi digugat cerai istrinya, Anne Ratna Mustika di Pengadilan agama Purwakarta. Sidang perdana berangsung Rabu (5/10/2022) kemarin.

Umiyati mengaku memeluk Kang Dedi karena saking sayangnya dan sudah bisa bertemu lagi. Pria 51 tahun ini pun balik bercanda bahwa Umiyati haram baginya.

“Ibu mah haram bagi saya,” kata Kang Dedi disambut tawa seisi warung, “Karena ibu mah sudah kolot (tua).”

“Ya udah kolot lah, orang cucunya sudah dua,” timpal Umiyati.

Kang Dedi Memanggul Beras

Kang Dedi Mulyadi dan janda Umiyati Utari memanggul beras. (sumber: Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Umiyati merupakan janda lima anak. Anaknya ada yang sudah menikah, terus masih bujangan namun sudah kerja sebagai buruh bangunan, kemudian satu lagi menganggur, dan terakhir masih sekolah di STM. Satu anaknya lagi meninggal dunia karena stroke, hingga Dadan Suhendar menjual rumahnya untuk pengobatan.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Sama-sama Unggah Momen dengan Sang Putri Saat Persidangan Perceraian Bergulir

Karena rumahnya dijual itu lah, keluarga Dadan Suhendar-Umiyati Utari tak memiliki rumah lagi hingga harus ngontrak atau sewa rumah. Dia sewa rumah milik Ceu Ika seharga Rp 3 juta per tahun.

Mendengar cerita Umiyati, Kang Dedi langsung merogoh dompetnya dan memberikan uang kepada Umiyati sewa rumah selama 6 bulan. Dan langsung dibayarkan kepada Ceu Ika.

Kang Dedi juga memberikan uang untuk membayar barang dagangan yang dijual keliling Umiyati, serta memberi uang lagi untuk modal usaha. Ternyata barang dagangan yang dijual Umiyati milik orang lain.

“Ini modal. Dari mulai besok jualan modal sendiri. Gak usah ngambil barang orang,” kata Kang Dedi kepada Umiyati.

Setelah itu, Kang Dedi Mulyadi membantu memanggul beras milik Umiyati. Ia melarang Kang Dedi. Namun, Kang Dedi tetap memikul sekarung beras ukuran 25 kg dari warung ke rumah kontrakan di gang sempit.

Setelah sampai rumah, Kang Dedi pun pamit pergi. Suasana berubah haru, Umiyati memeluk erat Kang Dedi Mulyadi cukup lama.

Load More