Suara Denpasar - Rara Istiati Wulandari atau yang akrab dikenal sebagai Rara Pawang Hujan membuat ramalan dalam dunia politik tentang calon Presiden RI yang akan bertarung di tahun 2024. Dengan keyakinannya, dia menyebut Ganjar Pranowo dan Erick Thohir yang akan memimpin bangsa ini 5 tahun ke depan nantinya.
Rara menyatakan hal tersebut melalui Instagram miliknya. Ia mengatakan sejak muda suka dengan dunia politik dan spiritual. Dia mengulang ingatannya pada tahun 2014 silam. Ia sempat bertemu dengan Tjahyo Kumolo yang punya ide agar mengusung Gubernur DKI maju jadi capres 2014.
"Aku sempat buka ramalannya bapak Jokowi akan menjadi presiden ke 7 Indonesia dan ternyata atas izin Allah Tuhan yang maha baik terkabul," tulis Rara.
Begitu juga katantya di tahun 2019. Ia juga meramal bahwa incumbent akan naik lagi dan terbukti benar.
"Sekarang aku masih hobby berspiritual jadi tukang doa meditasi afirmasi ala kejawen dengan komunikasi batin lintas dimensi alam semesta aku berdoa memohon kembali dipertemukan dengan calon Presiden dan Wapres dan tim sukses juga relawannya," katanya.
Kali ini, Ia mengajak agar masyarakat satu energy frequency dan vibrasi untuk mengusung Ganjar Pranowo dan Erick Thohir agar dapat rekomendasi partai PAN, PSI, Golkar, PKB, gabungan partai partai baru kemudian PDIP untuk menjadi Capres dan Cawapres nanti.
"Banyak kenangan manis dengan PDIP saat kampanye Pilpres dan Pilkada juga konser-konser seru dan acara-acara outdoor di berbagai daerah yang Rara kawal sebagai tim hore-hore, doa pawang hujan juga banyak calon kepala daerah yang tak bukain ramalannya karier politiknya. Ya tentu saja ada yang meleset meskipun banyak juga yang jitu," katanya.
Rara juga berharap dapat kembali menjadi bagian dari relawan Timses pemenang Pilpres 2024 baik buat Capres, Cawapres dan para caleg di DPR RI, caleg DPRD juga Caleg DPD RI. (*).
Baca Juga: Charly Van Houte: Dulu Peterpan Itu Musik Ringan, ST12 Adalah Aliran, Setara dengan Queen
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring