Suara Denpasar- Dedi Mulyadi selaku anggota DPR RI yang membidangi lingkungan kembali turun ke lapangan usai mendapatkan aduan adanya sungai yang keruh.
Pria yang biasa disapa Kang Dedi ini pun turun langsung ke lokasi yang disebutkan sungainya tercemar pembuangan limbah galian tanah.
"Harapannya sungai kembali bening, sekarang tidak bisa," kata seorang warga asal Subang dalam video yang diunggah Kang Dedi Mulyadi pada Minggu (30/10) di akun KDM Chanel.
Saat mendatangi lokasi, kemudian muncul seorang pria yang mengaku menjadi salahsatu pengelola tambang galian tersebut.
Pria paru baya ini langsung mendatangi Dedi dan mengulurkan tangan, namun niat salaman itu tak dihiraukan.
"Kok ini langsung dibuang ke sungai pak, air keruhnya langsung dibuang ke sungai, kan sungainya jadi keruh," tanya Kang Dedi.
Menjawab pertanyaan pembuka ini si pria bertopi dengan baju warna coklat tua ini menjawab jika sudah ada kesepakatan dengan warga sekitar.
"Ini atas kesepakatan warga pak," jawan pria tadi yang menjadi jubir pertambangan tersebut.
Mendapat jawaban itu Kang Dedi mengatakan jika sungai bukan milik warga setempat, namun sungai mengalir dan bisa berdampak ke warga lainnya.
Baca Juga: Tragedi Halloween di Korea Selatan, 146 Orang Tewas Terinjak dan Ratusan Terluka
"Kalau urusan buang limbah ke sungai, tidak ada urusan dengan kesepakatan warga pak, karena sungai bukan milik warga," jelas suami dari Bupati Purwakarta Anne Ratna.
"Saya mendapat komplain warga, sungai ini selalu keruh, ternyata saya cek dari sini," jelas Kang Dedi Mulyadi.
Tambang ini cukup besar, terlihat ada belasan truk yang sedang mengantre untuk mengangkut tanah dari lokasi pertambangan tersebut.
Pihak pengelola mengaku sudah mendapatkan izin dari kementerian.
Kang Dedi Mulyadi berharap pengelola segera mengurus pembuangan limbah tambang tersebut, sehingga airnya tidak sampai masuk ke sungai secara langsung.
Dia juga mempertanyakan bak pengendapan yang tidak difungsikan, sehingga air limbah tidak langsung ke sungai.
Berita Terkait
-
Populer, Anak Nikita Mirzani Tantang Warganet Buktikan Ini, hingga Kang Dedi Mulyadi Ulurkan Tangan ke Anne Ratna
-
Populer, Jawaban Telak Jaksa soal Penahanan Nikita Mirzani, hingga Kang Dedi Mulyadi Bentak-bentak Pengelola Tempat Limbah
-
Kang Dedi Mulyadi Singgung Soal Uang Puluhan Miliar Rupiah, Tapi yang Ada Kegelisahan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati