Suara Denpasar-Dedi Mulyadi saat ini tengah menghadapi gugatan cerai dari sang istri, yang merupakan bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Pria yang akrab disapa kang Dedi itu digugat cerai oleh Ambu Anne karena dianggap tak pernah memberikan nafkah batin selama bertahun-tahun.
Di tengah proses perceraian itu, Kang Dedi sebagai seorang anggota DPR RI tetap bekerja. Baru baru ini, dia mengunjungi rumah sepasang janda di Purwakarta. Hal itu sebagaimana dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71.
Dalam kunjungannya itu, seperti biasanya Kang Dedi selalu datang dengan tiba-tiba seperti blusukan. Tampak rumah dari warga yang didatanginya itu dalam kondisi memperihatinkan. Setibanya di teras depan, tampak dua perempuan paruh baya sedang duduk.
"Kita patut bersyukur atas apa yang kita miliki. Tanpa itu tak ada bahagia hadir dalam diri," tulisnya dalam caption video tersebut. Di rumah itu, awalnya Kang Dedi menanyakan dimana suami kedua ibu-ibu itu.
Lalu mereka menjawab jika mereka dua-duanya janda yang sudah berpisah dengan suami. Kang Dedi lalu masuk ke dalam rumah dan mulai menanyakan bagaimana kehidupan sehari-hari dua wanita itu.
Lalu mereka menjawab dan menjelaskan detail bahwa kondisi mereka sedang susah. Makan pas-pasan dari hasil belaskasih tetangga. "Beras kadang dikasih sama tetangga. Uang beli token listrik pinjam 50 ribu dari tetangga," ujar salah satu ibu-ibu.
Melihat kehidupan warga yang serba kesusahan itu, Kang Dedi langsung memberikan bantuan uang tunai. Nilainya tidak diperlihatkan. Namun cukup banyak untuk keluarga sederhana tersebut.
"Ya kehidupan warga Seperti ini. Kamu harus bersyukur. Banyak yang lebih susah dari kita," ujar Kang Dedi kepada lara penontonnya di video.
Mendapatkan bantuan uang tunai itu, salah atau ibu-ibu tersebut memeluk kang Dedi dengan erat sambil berurai air mata. "Terimakasih pak," ujarnya.
Baca Juga: Fariz Sentuh Bagian Sensitif Ini, Nathalie Holscher Langsung Ngebet Pengen Cepat Nikah
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Dedi Mulyadi 23 Tahun 'Sembunyikan' Sosok Ibu Kandung Maula Akbar, Ingin Sang Anak Rasakan Hal Ini
-
Ambu Anne Pengen Niru Lesti Kejora? Hadapi Proses Gugatan Cerai dengan Dedi Mulyadi, Ketahuan Pilih Lakukan Hal Ini
-
Kang Dedi Mulyadi Temukan Banyak Warga Miskin, Anne Ratna Pamerkan Pencapaian Bangun Jalan di Puwakarta
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara