Suara Denpasar - Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar mengamankan 1 kilogram sabu-sabu dan ribuan butir ekstasi dari tangan seorang pengedar Andi Prayitno (40).
Pelaku ditangkap polisi di Lobi Hotel The Sun and Spa di Jalan Lebak Bene, Legian Kelod, Badung, Jumat (25/11/2022), sekitar pukul 19.00.
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, pelaku penjual narkoba ini untuk persiapan pesta narkoba saat libur Natal dan Tahun Baru 2022-2023 mendatang.
"Jadi ini untuk persiapan (pesta) Natal dan Tahun baru. Kami mengimbau masyarakat mari sama-sama kita menjaga lingkungan, masa depan dan generasi muda kita. Jangan kita salah gunakan, kita tetap lawan narkoba. Kita perang terhadap narkoba," kata Bambang saat jumpa pers di Polresta Denpasar, Senin (28/11).
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai peredaran narkotika oleh pelaku di sejumlah lokasi di Kabupaten Badung.
Pada Jumat (25/11) sekitar pukul 19.00 WITA, pelaku terdeteksi melakukan pergerakan mencurigakan di lobi sebuah hotel di kawasan Legian, Kuta, Badung, Bali.
Dari tangan pelaku Polisi menyita 1 plastik klip berisi kristal bening seberat 1KG, diduga Narkotika jenis Sabu dibungkus dengan plastik bekas pembungkus teh Cina dan plastik klip masing-masing berisi tablet warna coklat diduga Narkotika jenis Ekstasi jumlah keseluruhan sebanyak 2000 (dua ribu) butir.
Dari keterangan tersangka, bahwa narkoba jenis sabu dan ekstasi tersebut didapat dari seorang yang bernama Hery. Andi disuruh untuk mengambil narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di kamar hotel nomer 109 the Sun and Spa.
Saat mengambil barang-barang tersebut, Andi memberikan uang 1 juta dan dijanjikan upah Rp. 50.000-Rp.100.000 per sekali tempel.
Baca Juga: Rangkuman Matchday Kedua Piala Dunia 2022: 3 Tim Lolos ke Babak 16 Besar, 2 Tersingkir
Saat Polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku Andi, Hery tidak berada di sana. Saat ini Polisi sedang memburu keberadaan Hery.
Atas perbuatannya itu pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (2) UU.RI.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit 800 jt dan paling banyak 8 milyar.(Askara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Driver Ojol Senang GoRide Hemat Dihapus: Pendapatan Naik, Orderan Tetap Gacor
-
Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan
-
'Maaf Negara Mengkhianatimu', Pesan Haru Aksi Kamisan untuk Andrie Yunus
-
Cicilan Mobil Semakin Ringan dengan Program BRI KKB The Elite, Cek Penawarannya!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!
-
Pemberkasan Rampung, Siapa Yang Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur?
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm