Suara Denpasar - BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggra Jaminan Sosial Kesehatan) bertugas dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan. Di mana salah satu program dari BPJS Kesehatan ini adalah JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
JKN ini diselenggarakan dengan menggunakan sistem iuran wajib yang harus dibayarkan peserta baik secara mandiri maupun dibayarkan pemerintah atau PBI ( penerima bantuan iuran).
Adapun tujuan dari program JKN ini adalah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang telah membayarkan iuran wajib tersebut. Yang mana anggota atau peserta JKN ini ditandai dengan KIS (Kartu Indonesia Sehat).
Sehingga dengan menjadi anggota atau peserta BPJS Kesehatan ini, maka masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara komprehensif melalui rujukan berjenjang tergantung pada indikasi medis pasien tanpa harus mengeluarkan biaya kembali di faskes (fasilitas kesehatan).
Namun masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan ini wajib tahu, bahwa tidak semua pelayanan kesehatan ditanggung atau dijamin.
Dilansir melalui laman resmi BPJS Kesehatan, setidaknya ada 21 pelayanan kesehatan yang tidak dijamin.
1. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
2. Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik.
3. Pelayanan untuk mengatasi infertilitas.
Baca Juga: Sumbangan SPI Unud Fantastis, BCW Sarankan Jaksa Bongkar Motif di Balik Seleksi Mahasiswa Baru
4. Pelayanan meratakan gigi (ortodonsi).
5. Gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan
obat dan/atau alkohol.
6. Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri,
atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri
sendiri.
7. Pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, yang
belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi
kesehatan (health technology assessment.
8. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan
sebagai percobaan (eksperimen).
9. Alat dan obat kontrasepsi, kosmetik.
10. Perbekalan kesehatan rumah tangga.
11. Pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap
darurat, kejadian luar biasa/wabah.
12. Pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang
dapat dicegah.
13. Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka
bakti sosial.
14. Pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan,
kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak
perdagangan orang sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
15. Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan
Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia dan
Kepolisian Negara Republik Indonesia.
16. Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan
manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
17. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
18. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan
yang tidak bekerja sama dengan BPJS kesehatan, kecuali
dalam keadaan darurat.
19. Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera
akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah
dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau
menjadi tanggungan pemberi kerja.
20. Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan
kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang
ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas
sesuai hak kelas rawat peserta.
21. Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.
Untuk diketahui, BPJS Kesehatan ini mulai beroperasi pada 1 Januari 2014 silam sesuai dnegan ketentuan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011. (*/ Aryo)
Sumber: BPJS KESEHATAN
Berita Terkait
-
Bupati Giri Prasta Didukung Rebut Kursi Gubernur Bali, Gandeng Sosok yang Kontra dengan Koster?
-
Bilang Susah Bayar Cicilan! Jessica Iskandar Bareng Suami Malah Beli Rumah Mewah di Bali
-
Jalin Silaturahmi, Gubernur Bali Sambut Baik Kehadiran PKY di Pulau Bali
-
Polisi Amankan 1 Kilogram Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi di Bali: untuk Pesta Tahun Baru
-
Sah! UMP Bali Naik 7,81 Persen, Berlaku 1 Januari 2023
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Saya Raja! Sesumbar Kim Sang-sik Usai Bawa Vietnam Juara Piala AFF 2026
-
Belum Kantongi Izin Polisi, Duel Persija vs Persib Bisa Batal Digelar di SUGBK
-
Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea
-
BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya
-
18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar
-
Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri