Begitu juga dengan Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, meski mengaku bangga anak asuhnya (Marc Klok, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto) dipanggil Timnas Indonesia, namun ia mulai pemusatan latihan yang dilakukan terlalu lama.
“Memang menurut saya, ini agak terlalu lama, tapi pelatih tim nasional membutuhkannya. Saya bisa memahami itu," kata pelatih yang juga pernah menukangi Timnas Indonesia ini dilansir melalui laman resmi klub.
Tak hanya itu, Aji Santoso menjadi salah satu pelatih lokal yang protes kebijakan Shin Tae Yong.
Pasalnya ia juga harus kehilangan bintang Persebaya Marcelino Ferdinand dan Rizky Ridho karena mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia.
Aji Santoso pun meminta kemurahan hati dari Shin Tae Yong untuk mengizinkan dua pemainnya membela Persebaya dalam kompetisi Liga 1 sebelum dipilih menjadi pilihan dalam skuad akhir Piala AFF 2022.
Pasalnya, pemain bisa meningkatkan kualitas apabila bermain di kompetisi.
"Dengan kehadiran pemain-pemain timnas, kompetisi akan lebih berkualitas. Begitu pula dengan timnasnya, karena tidak hanya Persebaya yang, banyak tim yang memiliki pemain timnas tapi kalau di kompetisi tidak bisa digunakan kan sayang," kata Aji dikutip melalui Suara.com.
Aji Santoso pun mengungkapkan bahwa, Persebaya hanya sekali dalam Liga 1 2022/2023 ini tampil full team yakni saat melawan Arema FC.
Namun ketika kompetisi sudah kembali berlanjut, justru pemain intinya kembali harus dilepas. ***
Baca Juga: Segera Dilepas PSIS Semarang? Jonathan Cantillana Singgung Soal Masa Sulit, Istri Beri Respon
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Gandeng Satpol PP, Kemendagri Luncurkan Strategi Indonesia ASRI Demi Keamanan dan Keindahan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
Dikomplain Andre Taulany, Erin Beberkan Kendala Hapus Nama Taulany di Akun Medsos
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?