Suara Denpasar - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi atau sering dikenal dengan Kang Dedi digugat cerai istrinya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Selain tokoh politik, Kang Dedi juga dikenal dengan aktivitasnya yang sering diunggah di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Dalam video Youtube-nya, Kang Dedi sering gonta-ganti kendaraan. Dari roda dua, sampai roda empat. Berapa sih kendaraan yang dimiliki mantan bupati Purwakarta, ini. Yuk lihat garasinya.
Dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jumat, (09/12/2022) total keseluruhan kekayaan kang Dedi Mulyadi sebesar Rp7.814.659.003 (Rp7,81 miliar). Total harta kekayaan tersebut dilaporkan pada periode 31 Desember 2021.
Sebagian besar kekayaan Kang Dedi Mulyadi merupakan aset tanah. Yang sebagian besar berada di Kabupaten Purwakarta.
Khusus di garasinya, Kang Dedi Mulyadi tercatat memiliki 5 alat transportasi dan mesin. Yang terdiri dari 3 sepeda motor, 1 sepeda, dan 1 mobil.
Mobil Range Rover Vogue 3.0 AT Tahun 2017 menjadi mobil yang didaftarkan Kang Dedi dalam LHKPN. Mobil itu cukup mahal. Harganya mencapai Rp 2,1 Miliar atau tepatnya 2.110.000.000.
Selanjutnya, isi garasi Kang Dedi Mulyadi merupakan sepeda Polygon Collous T8 tahun 2017 yang tercatat Rp33,5 juta.
Tak hanya itu, ternyata dalam garasi Kang Dedi Mulyadi juga memiliki Motor Triumph Scrambler 1.200 XE tahun 2019 yang memiliki harga Rp375.000.000 (Rp375 juta). Kemudian motor Vespa Sei Giorni Limited edition Tahun 2020 dengan harga Rp.170.000.000 (170 Juta).
Sementara itu, alat transportasi atau mesin yang tercatat dalam kekayaan kang Dedi Mulyadi merupakan sepeda motor. Yakni honda sepeda motor tahun 2013 dengan harga 13 Juta.
Walau begitu, Kang Dedi Mulyadi juga kadang naik mobil Toyota Fortuner putih nopol T 990 DM. Tidak diketahui, Toyota Alphard itu milik Kang Dedi atau bukan. Sebab belum masuk dalam LHKPN akhir Desember 2021 lalu. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Beri Tanggapan Perihal Uang Pemberiannya Kepada Ambu Anne: Kalau untuk Ditabung Bukan Kategori Nafkah...
-
Bantah KDRT Psikis, Kang Dedi Mulyadi Singgung Karakter Ambu Anne Selama Ini, Kenapa?
-
Kang Dedi Mulyadi Gelisah Kelakuan Ambu Anne Kini Sering ke Dukun: 'Itu Bukan Tradisi Kami'
-
Angkat Bicara Perihal Tuduhan Tidak Menafkahi, Dedi Mulyadi:Kalau Ada Tuduhan Tidak Memberikan Nafkah, Lantas Pembiayaan yang Dikeluarkan...
-
Perihal Tuduhan KDRT dan Tak Memberi Nafkah, Dedi Mulyadi Sebut Ambu Anne Bohong, Ternyata Begini Faktanya, Ada Jejak Digital!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati