“Saya baru tahu bahwa pendidikan seperti ini adalah pendidikan penghayatan,” terangnya.
Purwanto pun menyatakan salut kepada Yayuk dan Salma. Sang ibu mau mendidik anaknya sejak dini ikut bekerja dengannya. Sedangkan sang anak belajar memahami pekerjaan ibunya.
“Saya terangin juga ke anak itu, saya salut pada Anda. Saya salut pada ibu Anda. Ibu Anda mau mendidik anak, mau mendidik Anda seperti ini. Anda cantik, Anda kalau mau ngedandan terus jadi model juga pasti Anda bisa terpilih karena cantik seperti artis Korea,” paparnya.
Dia pun berpesan ke para guru penggerak untuk merancang proses pembiasaan dalam kerangka mewujudkan profil pelajar Pancasila. Yakni merancang setiap orang tua itu harus membawa pikiran anak-anaknya masuk ke dalam kehidupan keluarganya.
Dalam teori pendidikan karakter, kata dia, yang namanya nasib itu konon diubah dengan cara mengubah karakter. Karakter diubah dari kepribadian. Kepribadian diubah melalui kebiasaan (habbit). Untuk mengubah habbit, itu perilakunya diubah. Nah, untuk mengubah perilaku, ubah pikirannya.
"Untuk mengubah pikiran itu ubah dulu perasaannya," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati