Suara Denpasar – Persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjelang bergulirnya Piala AFF di bulan Desemeber 2022 ini.
Salah satunya selain mematangkan strategi taktik, Shin Tae-yong juga memantap sisi fisik pemain dan permainan anak asuhnya.
Selama sepekan lebih berlatih meski Shin Tae-yong merasa puas terhadap perkembangan anak asuhnya. Meski demikian Shin Tae-yong masih merasa ada sedikit kekurangan terhadap timnya.
Untuk penilaian internal game kemarin memang tidak bisa dibilang apa-apa karena hanya mau cek pergerakan pemain seperti apa, itu aja.
“Kita bisa menjadi tim kuat, jika transisi permainan lebih cepat. Saat ini masih kurang dalam transisi, itu yang harus kita perbaiki supaya menjadi lebih baik," ungap pelatih asal Korea Selatan seperti dilansir situs resmi PSSI, disarikan Suara Denpasar, Jumat (16/12/2022).
Kekurangan dari sisi transisi permainan membuat Shin Tae-yong harus memberikan asupan materi yang lebih terhadap anak asuhnya.
"Mulai pekan kemarin hingga saat ini materi latihan intensitasnya sangat tinggi untuk para pemain. Para pemain mengikuti latihannya dengan baik, semangat dan kerja keras," pungkasnya Shin Tae-yong.
Sementara itu penyerang Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri menyebut setelah menjalani program latihan bersama kawan-kawan di Timnas dirinya merasa lebih matang dan membaik.
"Saya mendapatkan tiga hari (latihan) fisik, jadi lumayan bagus. Latihan sangat capek sekali karena baru sampai langsung (latihan fisik) dan anak-anak di sini juga latihan fisik semua. Hasilnya bagus kata pelatih," tambah Egy.
Baca Juga: 4 Artis Hot Mommy tapi Punya Banyak Anak, Tetap Langsing Walaupun 5 Anak
Egy berharap persiapan yang dilakukan Timnas Indonesia bisa berbuah hasil terbaik di Piala AFF 2022.
“Siap berkorban demi meraih gelar perdana di turnamen antarnegara Asia Tenggara (ASEAN),” pungkasnya.
Seperti diketahui Piala AFF 2022 mulai digelar 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023. Indonesia masuk ke dalam Grup A bakal melakoni laga perdananya dengan menjamu Kamboja pada 23 Desember mendatang. ***
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia yang Berstatus Tanpa Klub Jelang Piala AFF 2022, Terkini Egy Maulana Vikri
-
3 Pemain yang Bisa Gantikan Elkan Baggott di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022
-
Menebak Calon Klub Baru Egy Maulana Vikri usai Diputus Kontrak FC ViOn Zlate Moravce
-
Witan Sulaeman Bikin Iri Anak Asuh Shin Tae Yong: Egy Maulana Vikri, Asnawi hingga Pramata Arhan Komentari Hal Ini
-
Viral Pidato Jokowi Pakai Bahasa Indonesia di KTT ASEAN-Uni Eropa
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 105-106 Kurikulum Merdeka: Aktivitas Bab 3 Konflik Sosial
-
4 Serum Anti Aging Bagus Mulai 17 Ribuan, Solusi Ampuh Kencangkan Kulit
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 10 Februari 2026: Klaim Bundle Sukuna dan Update Besar
-
IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau
-
7 Mobil Subaru Bekas Murah di Bawah 150 Juta, Bandel dan Keren!
-
Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
-
Lilypad, Antagonis Utama Film Toy Story 5 Bawa Ancaman Baru Bagi Woody cs
-
Pertamina EP Raup EBITDA USD 887,44 juta di 2025
-
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
-
BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025