Suara Denpasar – Kelakuan Iptu Haeruddin, pejabat polisi di Polda Kalimantan Utara (Kaltara) dibongkar istri pertamanya. Polisi yang menikahi adik kandung istrinya itu diduga pernah mencoba memerkosa.
Cerita ini disampaikan Asnar Pratiwi Alwi, istri dari Iptu Haeruddin dalam kanal Youtube Irma Hutabarat. Tiwi, demikian sapaannya, menjelaskan bahwa kisah itu bermula saat dia bersama suaminya tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan.
Asnar Pratiwi Alwi mengaku menikah dengan Iptu Haeruddin tahun 2004, usianya sekitar 18 tahun. Kemudian pada 2006 bersama suaminya pindah ke Makassar.
Setelah dia pindah ke Makassar, dia mengajak adiknya, Nirmalasari Alwi yang ada di kampung ke Makassar. Usia Nirmalasari selisih 3 tahun.
Artinya, saat diajak ke Makassar, Nirmalasari berusia sekitar 19-20 tahun. Sedangkan Asnar Pratiwi Alwi diperkirakan berusia 22-23 tahun.
Saat itu Nirmalasari menganggur di kampung, diajak ke Makassar untuk dicarikan pekerjaan. Sang adik tinggal serumah dengan Asnar Pratiwi Alwi dan suaminya. Namun beda kamar.
Tiwi juga menjelaskan, mama dari adiknya ini masih ada hubungan keluarga dekat dengan suaminya, Haeruddin. Sebagaimana diketahui, Tiwi dan Nirmalasari kakak-beradik satu ayah namun beda ibu.
Nah, suatu hari, tiba-tiba pagi hari itu adiknya itu keluar rumah dengan alasan beli pulsa. Sang suami sarapan dan berangkat ke kantor, seperti tidak terjadi apa-apa.
“Setelah itu adik saya menelepon. Dia nelepon, terus dia nangis, dia ngomong, ‘Kak saya minta maaf, tadi malam kakak ipar hampir memperkosa saya’,” kata Asnar Pratiwi Alwi.
Baca Juga: Rekomendasi Lima Manhwa Tentang Bela Diri dengan Alur Cerita Seru
Saat mendengar adiknya bercerita, Tiwi mengucap istighfar. Dia pun menanyai adiknya sedang berada di mana. Bagaimana pun, adiknya itu adalah tanggungjawabnya karena mengambil dari rumah, diajak ke Makassar untuk mencari pekerjaan.
Dia meminta kepada adiknya tidak pergi. Sang adik mengatakan tidak pergi, ingin menenangkan diri dulu atas kejadian yang menimpanya
“Saya berpikir Ya Allah, cobaan apa ini,” terangnya sambil menangis.
Saat itu juga dia menelepon suaminya, Haeruddin. Dia tidak mau rebut. Minta sang suami pulang dan ingin mengobrol baik-baik.
“Saya ngobrol baik-baik, saya tanya ini kenapa ada cerita seperti ini,” tanya Tiwi kepada suaminya pada waktu itu.
Dalam pikiran Tiwi, dia tidak mau membela salah satu di antara keduanya. Karena keduanya, baik suami maupun sang adik, adalah yang disayanginya.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi yang Nikahi Adik Istri, Iptu Haeruddin Bersabda: Itu Cara Istri Masuk Surga
-
Konyol! Polda Kaltara Tidak Pecat Iptu Haeruddin karena Istri Kedua Belum Hamil, Polisi yang Nikahi Adik Istri
-
Parah! Polisi di Polda Kaltara Selingkuh dan Nikahi Adik Kandung Istri: Haram Secara Agama dan Negara
-
Makin Seru! Uya Kuya Tantang AKBP Aris Rusdiyanto dan Feby Sharon Dihipnotis untuk Buktikan Siapa Bohong
-
Feby Sharon Bagikan Rekaman Telepon Ancaman Diduga dari AKBP Aris Rusdiyanto: Kamu atau Aku yang Mati!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan