Suara Denpasar - Ada 5 tanda-tanda umum gula darah lagi tinggi. Simak dan ketahui karena jangan-jangan diantara gejala ada di tubuhmu, karena Dokter Saddam Ismail menyampaikan salah satunya adalah makan banyak tapi tak gemuk.
Dari kelima tanda-tanda gula darah tinggi tersebut, dua diantaranya merupakan gejala umum yang sudah banyak diketahui masyarakat umum. Namun ada tiga dan satu gejala lain yang kadang terabaikan.
Dokter Saddam Ismail memberikan penjelasan lebih detil dan berikut ini gejala yang bisa kamu ketahui saat gula darah di tubuh sedang tinggi.
Pertama adalah sering merasa kelelahan. Saat tubuh merasa kekurangan energi maka tubuh akan lelah. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana bisa, karena saat itu gula darah tinggi?
Alasannya adalah terganggunya kinerja hormon insulin yang menyebabkan gula darah tak bisa masuk ke sel dengan baik. "Tubuh akan kekurangan energi dan akhirnya gula darah menumpuk gara-gara tak bisa diserap," kata Dokter Saddam Ismail pada Youtube Saddam Ismail di awal tahun 2022.
Kedua, selalu merasa haus dan sering buang air kecil. Ini disebutnya tanda klasik. Menurut Dokter Saddam Islamil, merasa haus dan minum merupakan hal yang wajar.
Namun jika itu terjadi terus menerus dan tak hilang-hilang maka harus berhati-hati. Lantaran, saat kadar gula darah tinggi maka respon tubuh atau otak adalah menciptakan rasa haus supaya membuang kelebihan gula darah melalui urin ketika kencing.
Ketiga, selalu lapar dan makan tapi berat badan justru menurun. "Gampang lapar, padahal baru saja makan tapi lapar lagi. Dan berat badan menurun," katanya.
Alasanya, gula darah tidak bisa masuk ke sel. AKhirnya sel kekurangan energi. Selanjutnya otak memerintahkan untuk menciptakan rasa lapar.
Baca Juga: Simak! Ini 21 Pelayanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS, Salah Satunya Alat dan Obat Kontrasepsi
Saat makanan masuk, tak bisa diserap oleh sel tubuh dengan sempurna. Tubuh akan mengambil cadangan lemak dan memecah otot.
Keempat adalah mulut terasa kering. Diikuti tanda-tanda umum lain seperti bau mulut, bibir pecah-pecah.
Tingginya gula darah akan mengganggu kelenjar liur. Karena produksi air liur berkurang maka akan mengganggu mulut.
Kelima adalah pengelihatan kabur. Jaringan di mata tak bisa mendapatkan asupan sehingga pada akhirnya fungsi mata terganggu.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Solidaritas Dokter Menguat, IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Mutasi dan Pemecatan Dokter Piprim dkk
-
Didakwa Hina Suku Sunda, Resbob Terancam 4 Tahun Penjara
-
Ramadhan, Tarawih, dan Ujian Konsistensi Iman
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM