Suara Denpasar – Seorang perwira pertama berpangkat Iptu, yakni Iptu Haeruddin, pejabat di Polda Kalimantan Utara (Kaltara) kini menambah deret polisi berkelakuan buruk. Dia berselingkuh sekaligus menikahi adik kandung dari istrinya sendiri hingga dilaporkan ke Propam Polda Kaltara.
Siapa sebetulnya Iptu Haeruddin? Dari penuturan istrinya, Asnar Pratiwi Alwi, Iptu Haeruddin berasal dari Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Dengan begitu, dia masih ‘sekampung’ dengan Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, yang jadi otak pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua.
Sang suami pernah bertugas ke Aceh. Setelah pulang dari Aceh, pada tahun 2004 menikah dengan Asnar Pratiwi Alwi. Saat menikah, Asnar Pratiwi baru berusia 18 tahun, baru setahun tamat SMA.
“Datang ke rumah. Waktu itu saya masih kecil. Masih kelas 3 SMP,” kata Asnar Pratiwi yang asal Kendari.
Ayah dari Asnar Pratiwi asalnya memang Barru. Namun bekerja dan berumah tangga di Kendari. Istri kedua ayahnya masih ada hubungan dengan Iptu Haeruddin.
Setelah menikah, Iptu Haeruddin dengan Asnar Pratiwi Alwi memiliki anak pada 2005, dan pindah ke Makassar, Sulawesi Selatan pada 2006.
Dari perkawinan Iptu Haeruddin dengan Asnar Pratiwi Alwi, lahir 3 anak. Anak yang paling besar saat ini berusia 17 tahun, anak kedua 9 tahun dan 8 tahun.
Dia mengatakan, Haeruddin merupakan sosok yang taat beragama. Dari penelusuran, Haeruddin lulusan Madrasah Aliyah (MA) pada 1997, setingkat SMA.
“Memang (salat) 5 waktu dia (Haeruddin) itu tidak pernah terlewatkan sama sekali,” kata dia.
Baca Juga: Sesat! Iptu Haeruddin Ngaku Nikahi Adik Kandung Istri Tidak Haram, Padahal Lulusan Madrasah Aliyah
Belum diketahui persisnya usia Iptu Haeruddin. Apabila dia tamat MA tahun 1997, kemungkinan usianya kini sekitar 42-44 tahun. Sedangkan Asnar Pratiwi saat ini berusia 37 tahun.
Tiwi mengatakan, suaminya pindah ke Polres Malinau, Polda Kalimantan Utara pada 2015-2016. Dia pun bercerita, sang suami adalah polisi yang baik.
“Kalau orang bercerita polisi itu jahat, polisi itu mata duitan, polisi itu rakus, polisi itu apapun, polisi bisa membunuh, tapi saya tetap mengatakan masih ada satu (polisi) yang baik yaitu suami saya, Abang Haeruddin,” papar dia.
Saat bertugas di Polres Malinau, Kalimantan Utara, Iptu Haeruddin pernah menjabat sebagai Kasi Propam pada 2016. Kemudian pada 2017 dia bertugas sebagai Kasi di Satlantas Polres Malinau.
Jabatannya semakin tinggi ketika pada 2018 dia diangkat menjadi Kapolsek Malinau Selatan. Saat itu pangkatnya masih Ipda atau balok satu di pundak.
Pada 2020, Haeruddin naik pangkat jadi Iptu atau balok dua. Dia akhirnya promosi ke Polda Kalimantan Utara.
Menurut Asnar Pratiwi, suaminya sempat menjadi Kepala Bagian Rohani dan Jasmani (Kabag Rohjas) Polda Kaltara.
Profil lengkap Iptu Haeruddin:
Nama: Haeruddin
Istri: Asnar Pratiwi Alwi
Istri Siri: Nirmalasari Alwi
Anak: 3 (dari Asnar Pratiwi)
Asal: Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan
Riwayat Pekerjaan:
- Polisi di Makassar
- Provos di Polres Malinau, Kalimantan Utara (2016)
- Kasi di Satlantas Polres Malinau (2017)
- Kapolsek Malinau Selatan (2018)
- Kabag Rohjas Polda Kaltara (2020).
Pada November 2022 lalu, menurut Asnar Partiwi Alwi, sang suami dijatuhi sanksi mutasi berupa demosi selama dua tahun dan penundaan pangkat setahun. Itu setelah dia ketahuan menikah siri dengan adik kandung istri.
Asnar Pratiwi Alwi pun merasakan bahwa sanksi yang diberikan kepada suaminya tidak memenuhi rasa keadilan. Apalagi, perbuatan Iptu Haeruddin menikahi adik kandung istri melanggar beberapa hal. Yakni hukum agama Islam, UU Perkawinan, dan Peraturan Polri.
Melanggar hukum Islam karena haram menikahi saudara istri. Melanggar UU Perkawinan karena menikah tanpa izin dari istri, dan melanggar Peraturan Polri karena menikah lebih dari satu istri. (*)
Berita Terkait
-
Ngeri! Sebelum Selingkuh dan Nikahi Adik Istri, Ternyata Iptu Haeruddin Diduga Mencoba Memerkosa
-
Konyol! Polda Kaltara Tidak Pecat Iptu Haeruddin karena Istri Kedua Belum Hamil, Polisi yang Nikahi Adik Istri
-
Jahat! Iptu Haeruddin, Polisi yang Nikahi Adik Istri Palsukan Identitas, Ngaku Wiraswasta-Sudah Cerai
-
Terbukti Nikahi Adik Kandung Istri, Iptu Haeruddin Tak Dipecat, Istri Minta Keadilan tapi Dicueki Kapolri
-
Parah! Polisi di Polda Kaltara Selingkuh dan Nikahi Adik Kandung Istri: Haram Secara Agama dan Negara
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
80% Desa di Indonesia Telah Terjangkau BRILink Agen
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions