Suara Denpasar - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong dan pelatih tim nasional Vietnam Pak Hang-seo saling menebar ‘psywar’ jelang laga leg kedua semifinal Piala AFF 2022 antara Indonesia vs Vietnam.
Dilansir melalui media Vietnam The Thao 247, Shin Tae-yong menyebut bahwa Vietnam dan Thailand adalah dua tim terkuat di Asia Tenggara.
Akan tetapi sejak kedatangannya ke Indonesia, timnas Indonesia yang dilatihnya semakin menuju ke arah yang lebih baik dan sudah dapat disamakan dengan kedua negara tersebut.
“Saya dapat mengatakan bahwa Vietnam adalah tim yang kuat. Sebelumnya Vietnam dan Thailand adalah dua tim terkuat di Asia Tenggara,” ujar Shin Tae-yong pada sesi konferensi pers pra pertandingan.
“Ketika saya pergi ke Indonesia, Indonesia semakin baik setiap harinya. Level saat ini, antara Indonesia dan Vietnam adalah sama,” tegasnya.
Pernyataan tersebut lalu dibalas Park Hang-seo dengan mengatakan bahwa sebagai seorang pelatih seharusnya mampu membuktikannya dengan hasil di lapangan.
“Sebagai pelatih kepala, anda harus bertanggung jawab atas hasil tim. Pelatih juga harus membuktikannya dengan hasil pertandingan bukan hanya bicara,” kata Park.
Ini seolah menjadi babak lanjutan dari ketegangan Park dengan Shin pasca laga leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1).
Setelah laga yang berlangsung ‘panas’ itu berakhir, kedua pelatih tampak tidak saling berjabat tangan sesaat sebelum meninggalkan lapangan.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Tidak Mudah Terjebak Cinlok di Tempat Kerja, No Office Romance
Ketika disinggung pada sesi jumpa pers setelah pertandingan, baik Park Hang-seo maupun Shin Tae-yong sama-sama tidak ingin berbicara terlalu banyak mengenai hal tersebut.
Laga leg kedua antara Indonesia vs Vietnam akan berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi pada Senin (9/1) sore mulai pukul 19.30 WIB.
Pada laga leg pertama yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kedua tim bermain imbang 0-0.
Sebagai informasi, pada perhelatan Piala AFF 2022 ini produktivitas gol tandang menjadi hal yang diperhitungkan dalam gol agregat.
Sehingga hasil imbang 1-1, 2-2, 3-3 dst pada laga nanti akan meloloskan Indonesia ke babak final karena berkat keunggulan gol tandang.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump
-
Ngamen di Pinggir Jalan Sepatan, Pinkan Mambo Raup Saweran Rp26 Juta dalam 3 Jam
-
Bak Adegan Film Hollywood, Washington Klaim Sukses Selamatkan Pilot AS di Iran
-
Big Match Semifinal Piala FA: Chelsea Bentrok Leeds, City Waspadai Soton
-
PSV Juara Liga Belanda 3 Kali Beruntun! Feyenoord Tersandung, Gelar Tak Terkejar
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0