Suara Denpasar - Kasus dugaan penyalahgunaan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan uang pangkal di Kampus Universitas Udayana (Unud) terus berjalan dan ditangani penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Selain melakukan pemaparan perkembangan kasus di internal kejaksaan. Pihak kejaksaan tinggi Bali juga selalu melaporkan perkembangan dan evaluasi kasus ke pihak Kejaksaan Agung atau Kejagung.
"Periodik sudah dilaporkan ke Kejagung dan monitor evaluasi berjalan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto, Selasa 10 Januari 2023.
"Yang jelas penyidikan masih berjalan dan sudah ada pemeriksaan saksi lebih dari 30. Jumlah pastinya tidak bisa kita jelaskan," tandasnya. "Sabar bro," pinta dia.
Pastinya, ungkap dia bahwa Kejati Bali akan selalu terbuka dalam penanganan kasus ini. Apalagi, kasus SPI Unud menjadi kasus pertama yang diperiksa oleh kejaksaan di Indonesia terkait dugaan penyimpangan SPI di Perguruan Tinggi.
Tak hanya itu, sebelumnya dia juga mengatakan bahwa kasus ini juga menjadi pertaruhan Kejati Bali karena selama tiga tahun menangani kasus korupsi tidak pernah lepas.
Seperti diketahui, dugaan penyimpanan dana SPI Unud menjadi perhatian luas publik. Selain dugaan dana yang diselewengkan begitu besar, kasus ini juga terjadi di Institusi pendidikan yang melahirkan generasi penerus bangsa.
Terkait soal ahli yang akan dimintai keterangan untuk memperkuat keyakinan penyidik. Masih menunggu jadwal dari ahli yang dimaksud.
"Sifatnya ahli beda sama dengan saksi. Kita menyesuaikan kapan dia ada waktu? Kita mengupayakan Januari ini meminta pendapatnya," tukasnya. ***
Baca Juga: Mangkir Terus, Jaksa Bisa Panggil Paksa Saksi Dugaan Penyimpangan Dana SPI Unud
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement