Suara Denpasar – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) terkenal cukup keras pada para pemain. Baru-baru ini, setelah kontra dengan pelatih Persija Thomas Doll terkait pemusatan latihan (training center /TC) yang ia terapkan.
Pelatih asal Korea Selatan kembali menghebohkan publik. Kali ini, ia menyoroti dua pemain yang ditengarai berlatih tak sesuai keinginannya, yakni striker PSS Sleman Hokky Caraka dan pemain Bhayangkara FC Frezy Al Hudaifi.
Tak hanya itu, melalui akun YouTube PSSI, STY membongkar kebiasaan-kebiasaan buruk para pemain Timnas U-20.
Di sela-sela berlangsungnya pemusatan latihan jelang Piala Asia U20, STY menyoroti kebiasaan pemain yang enggan memaksa kemampuan hingga batas maksimal.
Sehingga hal tersebut membuat peforma pemain kurang dapat dihandalkan.
“Kita semua harus bersatu, makanya kita harus berlatih dengan keras begitu. Kalau melihat data pagi ini, Hokky dan Frezy, dua pemain ini nampak lari tapi hasilnya seperti tidak berlari,” kata Shin Tae Yong di Youtube PSSI.
Ia menyebut, apa yang dia lakukan terhadap skuad garuda muda ini hampir serupa dengan yang diterapkan para pelatih Timnas lain.
Untuk itu, ia menuntut anak-anak asuhnya untuk meningkatkan kualitas masing-masing.
“Itu jadi kebiasaan kalian juga. Kalian kalau capek, harus dimaksimalkan, kalian tidak berusaha makanya stuck di sini saja,” ujar STY.
Baca Juga: Cerita Pilu Kelurga PMI di NTB Putus Komunikasi Belasan Tahun Karena Banjir Bandang
Meski sempat keras dengan Hokky dan Frezy, STY juga mengapresiasi 2 pemain Timnas senior lainnya, Asnawi Mangkualam dan eks PSIS Semarang, Pratama Arhan.
Menurutnya, dua penggawa skuad Garuda itu mampu menjaga konsistensi dalam latihan.
“Saat kita latihan di Bali, Asnawi dan Arhan detak jantungnya itu tetap di 99 persen sampai 100 persen. Walaupun capek, mereka coba terus. Kalau kalian [pemain Timnas U-20] dari 100 persen, turun 99, 98, 97, 96, jadi persentasenya berkurang,”ujarnya.
Rangkaian latihan selama sebulan ini merupakan persiapan Piala Asia U-20 2023. Turnamen level junior antarnegara Asia itu digelar 1-18 Maret mendatang di Uzbekistan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Momen Muka Spaso Ditendang Pemain Barito Putera, Tak Ada Kartu atau Pelanggaran
-
Sstt Ada yang Baru di PSIS Semarang, Panser Biru dan Snex Sudah Tahu?
-
Shin Tae-yong Jangan Pusing, 3 Gelandang Ini Bisa Gantikan Marselino Ferdinan
-
Bhayangkara FC vs Persikabo 1973: Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review