- Gelandang Rayan Cherki mencetak gol meski Prancis kalah 1-2 melawan Pantai Gading dalam laga uji coba di Nantes.
- Kekalahan tersebut menjadi peringatan bagi Prancis untuk meningkatkan fokus dan kondisi fisik jelang Piala Dunia 2026.
- Cherki menyoroti kekompakan tim serta pemahaman natural dengan Michael Olise sebagai modal utama menghadapi persaingan turnamen dunia.
Suara.com - Gelandang Rayan Cherki tetap menunjukkan ambisi tinggi meski Prancis baru saja kalah 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026.
Rayan Cherki menjadi salah satu pencetak gol Prancis di laga melawan Pantai Gading yang berlangsung di Nantes.
Cherki menilai hasil ini menjadi peringatan penting jelang Piala Dunia 2026.
“Ini alarm kecil agar kami tetap fokus. Yang terpenting adalah tampil maksimal pada 16 Juni nanti,” ujarnya dilansir dari L'Equipe.
Cherki mengakui kondisi fisik tim belum sepenuhnya ideal setelah menjalani musim panjang.
Namun, menurutnya laga uji coba hanyalah bagian dari proses menuju performa terbaik di Piala Dunia 2026.
Dengan tegas, Cherki menegaskan bahwa Prancis tidak akan datang sebagai tim unggulan.
“Kami tidak datang sebagai favorit, tapi untuk menghancurkan semua lawan,” katanya penuh percaya diri.
Pemain berusia muda itu juga menyoroti chemistry kuat dengan Michael Olise di lini serang.
Baca Juga: Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol
Cherki menyebut keduanya memiliki pemahaman permainan yang natural tanpa perlu banyak komunikasi.
“Kami saling mengerti tanpa bicara. Itu membuat permainan menjadi lebih mudah dan indah,” ucap Cherki.
Ia pun menambahkan bahwa kekompakan tim menjadi modal utama Prancis untuk bersaing di Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol
-
Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS
-
Spanyol Ditahan Irak 1-1, Alarm Bahaya La Roja Menyala Jelang Piala Dunia 2026
-
Sinyal Bahaya Timnas Perancis, Tampil Buruk dan Dipecundangi Pantai Gading
-
Tanda-tanda Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2026: Internal Ribut Berujung Ditekuk Pantai Gading
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol
-
Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS
-
Spanyol Ditahan Irak 1-1, Alarm Bahaya La Roja Menyala Jelang Piala Dunia 2026
-
Sinyal Bahaya Timnas Perancis, Tampil Buruk dan Dipecundangi Pantai Gading
-
Tanda-tanda Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2026: Internal Ribut Berujung Ditekuk Pantai Gading
-
Eksperimen Gila Ancelotti Jelang Piala Dunia 2026: Remaja 19 Tahun Masuk Tim Inti Selecao
-
H-7 Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Cedera, Scaloni Pusing Susun Starting XI Argentina
-
Erling Haaland Jadi Alat Kampanye Pilpres Real Madrid, Man City Bakal Tempuh Jalur Hukum
-
Wonderkid Rp2 Triliun Ini Dirumorkan Jadi Rekrutan Pertama Andoni Iraola di Liverpool
-
Curhat Pemain Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026: Kami Main di Kandang Musuh