Bola / Bola Dunia
Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:47 WIB
Gelandang Rayan Cherki tetap menunjukkan ambisi tinggi meski Prancis baru saja kalah 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Gelandang Rayan Cherki mencetak gol meski Prancis kalah 1-2 melawan Pantai Gading dalam laga uji coba di Nantes.
  • Kekalahan tersebut menjadi peringatan bagi Prancis untuk meningkatkan fokus dan kondisi fisik jelang Piala Dunia 2026.
  • Cherki menyoroti kekompakan tim serta pemahaman natural dengan Michael Olise sebagai modal utama menghadapi persaingan turnamen dunia.

Suara.com - Gelandang Rayan Cherki tetap menunjukkan ambisi tinggi meski Prancis baru saja kalah 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026.

Rayan Cherki menjadi salah satu pencetak gol Prancis di laga melawan Pantai Gading yang berlangsung di Nantes.

Cherki menilai hasil ini menjadi peringatan penting jelang Piala Dunia 2026.

“Ini alarm kecil agar kami tetap fokus. Yang terpenting adalah tampil maksimal pada 16 Juni nanti,” ujarnya dilansir dari L'Equipe.

Cherki mengakui kondisi fisik tim belum sepenuhnya ideal setelah menjalani musim panjang.

Namun, menurutnya laga uji coba hanyalah bagian dari proses menuju performa terbaik di Piala Dunia 2026.

Dengan tegas, Cherki menegaskan bahwa Prancis tidak akan datang sebagai tim unggulan.

“Kami tidak datang sebagai favorit, tapi untuk menghancurkan semua lawan,” katanya penuh percaya diri.

Pemain berusia muda itu juga menyoroti chemistry kuat dengan Michael Olise di lini serang.

Baca Juga: Cerita Bomber Brasil di Piala Dunia: Tak Pernah Tidur Nikmati Malam Liar tapi Tetap Cetak Gol

Cherki menyebut keduanya memiliki pemahaman permainan yang natural tanpa perlu banyak komunikasi.

“Kami saling mengerti tanpa bicara. Itu membuat permainan menjadi lebih mudah dan indah,” ucap Cherki.

Ia pun menambahkan bahwa kekompakan tim menjadi modal utama Prancis untuk bersaing di Piala Dunia 2026.

Load More