Suara Denpasar - Laga PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya resmi ditunda oleh operator Liga Indonesia atas rekomendasi dari Polri.
Penundaan atas pertimbangan faktor keamanan itu disebut lebih banyak menguntungkan PSIS Semarang.
Pasalnya, jelang menjamu Persebaya, tiga pemain klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar mengalami cedera.
Ketiganya adalah Carlos Fortes, Wahyu Prasetyo, dan Adi Satryo.
Tidak hanya PSIS, Persebaya juga menyimpan pemain yang cedera. Dia adalah Paulo Victor.
Namun dalam persiapan kontra PSIS Semarang, Persebaya telah mengumumkan jika striker asing miliknya telah menunjukkan progres baik usai kontra Borneo FC.
Dengan penundaan kontra PSIS Semarang Paulo Victor memiliki waktu pemulihan cukup sebelum tanding, meski telah dinyatakan siap kontra Mahesa jenar.
Kini, setelah laga kontra PSIS resmi ditunda, Aji Santoso langsung mempersiapkan tim asuhanya menyambut PSS Sleman.
Tim punya waktu lebih lama untuk menyambut Jonathan Cantillana dkk dalam laga kontra sesuai jadwal dilaksanakan pada, Senin (13/2/2023).
Baca Juga: Bali United vs Persib: Luis Milla Kemungkinan Coret Teja Paku Alam, Made Wirawan Menggantikan?
Persebaya pun mempersiapkan tim dimulai dari latihan fisik, agar saat menjamu PSS Sleman, punggawa Bajul Ijo dalam kondisi top performa.
“Tentu ada evaluasi di pertandingan sebelumnya, artinya kualitas permainan dari tim A ke tim B tentu berbeda,” ujar Asisten pelatih Persebaya, Mustaqim
"Apalagi coach Aji juga selalu menekankan ke pemain untuk tidak cepat puas. Jadi ketika ada kekurangan tentu kita akan evaluasi," lanjutnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi
-
Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan