Suara Denpasar – Sepekan jelang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, para kandidat Ketum PSSI mulai adu strategi untuk menarik simpati para voters.
Tak hanya itu, tak sedikit para kandidat ini juga mulai memamerkan program kerja yang akan dilaksanakan bila terpilih sebagai orang nomor 1 di PSSI.
Calon Ketum PSSI, AA LaNyalla Mattalitti misalnya, ia menjanjikan akan memberikan uang subsidi pada asosiasi provinsi (asprov) senilai Rp1 miliar per tahun.
Nantinya, uang tersebut dapat digunakan asprov untuk melaksanakan program kerjanya. Seperti penyelenggaraan kompetisi liga 3 dan pengembangan sepak bola pada talenta muda.
“Saya akan memberikan uang Rp1 miliar per tahun pada asprov untuk menjalankan program-program yang saya sampaikan,”ujar LaNyalla seperti dikutip dari Antara.
Tak hanya itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD RI ini juga berencana akan memisahkan operator liga 1 dan liga 2.
Menurutnya, pemisahan operator kompetisi liga 1 dan liga 2 merupakan bagian dari pengembangan sepakbola nasional.
Seperti diketahui, pada kompetisi saat ini baik Liga 1 dan Liga 2 dijalankan oleh operator PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir yang juga menjadi salah satu kandidat kuat Ketum PSSI mengungkapkan akan melakukan bersih-bersih pada federasi sepak bola dari tangan mafia.
Baca Juga: Penyebab Manchester City Takkan Didegradasi Premier League Musim Ini, Pep Guardiola Batal Hengkang?
Dilansir dari Antara, Erick memang bukan nama baru di dunia sepakbola. Kiprahnya sudah terbukti baik di sepakbola nasional dan internasional.
Untuk kancah nasional, ia pernah mengurus klub Persija Jakarta. Sementara pada kancah Internasional, Klub Inter Milan pernah ia pimpin.
Baik Erick maupun LaNyalla merupakan dua dari lima kandidat Ketum PSSI yang telah lolos verifikasi oleh komite pemilihan (KP) PSSI.
“Semoga semua tahapan ini berjalan dinamis dan lancar. Harapannya, semakin banyak kandidat yang lolos semakin kompetitif dan berkualitas jalannya Kongres Luar Biasa Pemilihan yang akan digelar pada 16 Februari 2023 mendatang,”terang Ketua KP PSSI Amir Burhanuddin seperti dikutip dari website PSSI. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay
-
Hajime Moriyasu Terpukul Jepang Angkat Koper Lebih Cepat Usai Dipermalukan Brasil
-
4 Shio yang Bernasib Baik 30 Juni 2026, Bawa Perubahan Positif dan Impian Terwujud
-
Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang
-
Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Logo HUT RI ke-81 Hasil Pilihan Rakyat Resmi Diperkenalkan Pemerintah
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026