Suara Denpasar – Beredar sebuah video yang menyatakan bahwa Mahfud MD mengendus adanya kongkalikong di antara ketua KPK Firli Bahuri dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan yang membuat Formula E akhirnya tidak diusut tuntas.
Hal tersebut diungkap oleh akun Facebook Lavolda, yang mengunggah video dengan thumbnail liputan BBC NEWS yang berjudul, “HASIL AUDIT KPK PALSU!! ISTANA BERHASIL ENDUS KONGKALIKONG ANIS & FIRLI,”.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga menambahkan keterangan dengan narasi: “M4HFUD MD 3NDUS K0NGK4LIKONG FIRLI & ANIS P4NTAS FORMULA E G4K DI USVT,”.
Unggahan yang dibagikan pada 15 Februari 2023 pukul 18.59 itu, lantas disukai oleh 1,3 ribu orang serta mendapat 417 komentar.
Akan tetapi, apakah benar Mahfud MD mengendus adanya kongkalikong Firli Bahuri dengan Anis?
Penjelasan:
Setelah dilakukan penelusuran melalui tayangan tersebut, dapat dipastikan bahwa unggahan itu merupakan hasil editan dari beberapa video yang tidak ada kaitannya dengan narasi yang disampaikan.
Dilansir dari Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax, video pertama yang dicuplik sebenarnya adalah video serupa dengan liputan wawancara Agus Rahardjo sebagai ketua saat itu, yang diunggah oleh akun BeritaSatu pada 31 Oktober 2017.
“Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, KPK Kembalikan Penyidik ke Polri,” demikian narasi judul pada unggahan tersebut.
Baca Juga: 3 Cara Menggunakan Karakter Sub DPS di Game Genshin Impact
Kemudian video kedua yang dicuplik adalah video Menko Polhukam Mahfud MD, saat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi yang saat ini masih menggantung.
Video tersebut diunggah oleh akun YouTube KOMPASTV pada 23 Juni 2020 dengan judul: “Mahfud MD: KPK Jangan Terlalu Banyak Menggantung Kasus,”.
Sementara cuplikan video lainnya merupakan video liputan lampau dari KOMPASTV yang diunggah pada 10 Agustus 2020.
Salah satunya ialah video kunjungan kerja Firli di Polda Lampung, setelah Lampung menjadi daerah dengan kasus korupsi yang berakhir lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) melibatkan banyak kepala daerah.
Sementara terkait video Anies Baswedan yang nampak hadir di KPK merupakan video liputan KOMPASTV, saat mantan Gubernur Jakarta itu datang memberikan keterangan terkait penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022 silam.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video yang dibagikan di Facebook itu merupakan gabungan beberapa video yang diedit dengan narasi tidak sesuai.
Faktanya, sejauh ini KPK sendiri sudah meminta keterangan dari Anis Baswedan mengenai penyelenggaraan Formula E.
Oleh karena itu, video tersebut merupakan berita hoaks dan dapat dikategorikan sebagai manipulated content atau konten yang dimanipulasi. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Makin Mesra, Konferensi Pers Anies Baswedan dan AHY, Bahas Cawapres?
-
Resmi Deklarasikan Anies, PKS Pede Suara Di Banjabar Bakal Meroket
-
Anies Disalahkan, Kebaikan Ahok Dikenang Imbas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Memakan Korban
-
CEK FAKTA: Gibran Kampanyekan Anies Baswedan karena Tak Suka dengan Megawati
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru