Suara Denpasar – Sempat viral di media sosial kisah ibu Kurnaesih (39) asal Subang Jawa Barat yang bayi meninggal dunia diduga akibat lalainya penanganan medis yang dilakukan oleh Rumah Sakit Subang Jawa Barat.
Viral kasus bayi dari Keluarga pasien Kurnaesih rupanya menyedot perhatian anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi.
Kang Dedi yang mendengar pemberitaan tersebut langsung turun menemui keluarga dari Kurnaesih yang tinggal di daerah pedesaaan di Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
Lumayan jauh perjalanan Kang Dedi untuk menemui keluarga bayi Kurnaesih. Harus menempuh perjalan dari Kota Subang Jawa Barat sekitar 1,5 jam lebih.
Juju suami dari Kurnaesih pun akhirnya bercerita tentang bayi yang meninggal dunia kepada Kang Dedi.
Menurut suami dari Kurnaesih, sejatinya bayi meninggal dunia terjadi bulan Februari lalu. Bermula dari 16 Februari 2023, di mana istrinya akan melahirkan anak ketiganya dibantu bidan.
“Akan tetapi karena kondisinya yang sempat drop, Kurnaesih dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Ciereng, Subang,” cerita Suami dari Kurnaesih, Juju kepada Kang Dedi dikutif dari Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi oleh Suara Denpasar, Rabu (8/3/20230.
Singkatnya setelah sampai di RSUD Subang yang menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam. Sempat diperiksa di UGD dan direkomendasi ke ruang ruang pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK).
“Disitu ada kejadian sempat terjadi penolakan. Maaf yang saya dengar pasien dari Tanjungsiang belum ada konfimasi dari pihak puskemas. Apa yang terjadi tidak adanya tindakan yang dilakukan pihak RS kepada pasien,” ungkapnya.
Bidan desa yang membantu penanganan dari ibu Kurnaesih, akhirnya berinisiatif merujuk pasein ke RS Hasan Sadikin Bandung lewat Jalancagak.
“Kebetulan sudah telepon kesana-sana rumah sakit penuh. Dalam perjalanan ke Bandung, gak sampai ke RS Hasan Sadikin meninggal dalam perjalanan Cipaganti,” aku Juju.
Adanya kejadian itu dirinya sudah mengiklaskan istri dan bayinya. Bahkan, Juju enggan melaporkan kejadian itu.
“Saya mah sudah pasrah saja, saya tidak mau ribet. Mudah-mudahan atas kejadian ini istri saya yang terakhir, tidak terulang lagi pada pasien lainnya,” jelasnya. ***
Tag
Berita Terkait
-
Geger, Petugas Kebersihan Temukan Jasad Bayi Dalam Kantong Plastik di Pondok Aren Tangsel
-
Optimis Sumbang 1 Kursi DPR RI NasDem Bali Bentuk Piramida
-
Viral Ibu Hamil Di Subang Meninggal Gegara Masalah Administrasi, Kemenkes Baru Buka Suara
-
5 Tips agar Tak Terpengaruh Gaya Hidup Mewah di Media Sosial, Yuk Lakukan!
-
Tak Boleh Asal, Ini Etika Bermedia Sosial yang Penting Untuk Diketahui
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
-
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
-
Perkuat Jaringan Irigasi, Gubernur Sulsel Groundbreaking Program MYP Irigasi Soppeng-Bone-Wajo
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
-
Ahmad Luthfi Ancam Sikat Mafia LPG di Jateng, Pengusaha Nakal Jangan Harap Bisa Lari!
-
Skincare Bisa 'Basi'? Kenali Oksidasi, Ciri, dan Cara Mencegahnya!
-
7 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama, Mampu Menutup Bibir Gelap
-
Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
-
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat