Suara Denpasar – Baru-baru ini beredar kabar bahwa Sri Mulyani dijemput paksa karena terbukti gelapkan dana sebesar 300 Triliun rupiah.
Kabar tersebut diunggah oleh kanal YouTube Catatan Politik dengan judul “GEMPAR!! Sri Mulyani Dijemput Paksa || TERBUKTI GELAPKAN DANA 300 T”.
Seperti diketahui, saat ini publik tanah air sedang dihebohkan dengan pemberitaan bahwa munculnya dana angka fantastis transaksi mencurigakan senilai 300 Triliun rupiah di Kementerian Keuangan.
Saat ini video berdurasi 8 menit 30 detik itu sudah ditonton sebanyak 1.551 kali itu mengabarkan bahwa Sri Mulyani terbukti terlibat dalam penggelapan dana 300 Triliun rupiah.
Lantas benarkah kabar bahwa Sri Mulyani dijemput paksa karena terbukti terlibat gelapkan dana 300 Triliun rupiah di Kemenkeu?
CEK FAKTA
Thumbnail dalam video itu memperlihatkan Sri Mulyani memakai baju tahanan berwarna oranye sedang berjalan keluar dan terlihat sejumlah wartawan untuk mengambil gambar dirinya.
Tak hanya itu thumbnail video tersebut menuliskan “SIANG INI...!!! SRI MULYANI DIJEMPUT PAKSA. TERBUKTI GELAPKAN DANA 300 T DI KEMENKEU”.
Usai ditelusuri lebih jauh , berita ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Sebab belum ada pemberitahuan secara resmi dari pihak berwajib yang menyampaikan bahwa Sri Mulyani dijemput paksa lantaran terlibat dalam penggelapan dana 300 Triliun rupiah di Kemenkeu.
Baca Juga: 3 Kuliner Khas Kendal yang Wajib Dicoba, Lezat dan Punya Cita Rasa Unik
Bahkan isi dalam video tersebut terlihat Sri Mulyani mengucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang turut membantu membersihkan Kementerian Keuangan.
“Saya berterimakasih kepada seluruh awak media, para netizen, semua pegiat, aparat penegak hukum, Pak Mahfud, PPATK yang ikut membantu membersihkan Kementerian Keuangan,” ucap Sri Mulyani.
Jadi dapat dipastikan bahwa kabar keterlibatan Sri Mulyani dalam penggelapan dana tersebut adalah hoax dan termasuk dalam konten yang menyesatkan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
Negara Rugi Rp361 Miliar, Terbongkar Jaringan Penyelundup Solar Subsidi dari Sulsel ke Kalimantan
-
Tepian Batang Mandau: Saksi Bisu Sejarah Migas, Magnet Wisata yang Hidupkan Ekonomi Warga
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh
-
Barcelona Masih Bimbang, Chelsea Siap Tampung Marcus Rashford dari Manchester United
-
Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal
-
Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!