Suara Denpasar - Kelakuan wisatawan yang membuat ulah mulai mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.
Selain warga negara asing (WNA) yang tak taat hukum, pedagang asongan di kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali nampaknya perlu ditertibkan.
Pasalnya salah satu wisatawan asal Bangkok, yang mengabadikan kunjungannya ke Pantai Kuta diserbu oleh pedagang asongan.
Mulai dari jasa pembuat tatto temporary, hingga jasa pijat, datang satu persatu, mengitari turis asing berjenis kelamin laki-laki itu.
Dalam vidio yang dibagikan akun Tiktok, @wepergee, (23/2/2023) itu pertama ditawari tatto temporary.
Setelah deal, dan gambar mulai dibuat, toris yang pasih berbahasa Indonesia itu pun didatangi oleh penawar jasa lainnya.
Kali ini, seroang ibu datang dan menawarkan jasa pijat untuknya. Awalnya toris itu menolak, namun dengan bujukan sang penjual ia pun luluh.
Tidak berhenti di sana, ibu penawar jasa potong kuku atau pedicure menghampirinya. Ia awalnya menolak hingga tawar menawar.
Toris yang mengaku bernama Bang itu pun menunjukan gelagat tidak jaman dengan beberapa kali menolak tawaran yang diberikan.
Baca Juga: KPK dan PPATK Dilibatkan dalam Pengusutan Harta Esha Rahmansah, Kemensetneg Janji Transparan
Namun karena sang penjual terus membujuk, akhirnya Bang luluh dan membeli jasa yang ditawarkan.
Saat tiga jasa melayaninya secara bersamaan, Bang yang duduk di pasir pun didatangi para pedagang lainnya.
Mulai dari pedangan gelang, dan pedagang lainnya yang menyodorkan barang dagangan.
Bahkan akhir vidio nyang dibagikan 6.8 juta views (21/3/2023), seluruh badan dikerumuni pedagang jasa, mulai ujung kuku hingga ujung rambut.
Pasalnya bagian rambut, seroang ibu mencabut rambut kemungkinan uban juga diterimanya.
Belum diketahui apakah video tersebut hasil rekayasa atau kejadian tersebut riil adanya.
Namun para netizen ramai memberikan komentar dan menyebut toris tersebut tak nyaman.
Bahkan netizen menandai akun Menteri Tiktok Pariwisata Sandiaga Uno agar para pedagang itu ditertibkan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Cari Nobar Piala Dunia 2026 di Sumsel? Cek Lokasi Terdekat di 15 Kabupaten dan Kota
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi
-
CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
-
Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG
-
Bukan yang di Foto Viral, Ini Rincian Asli Uang Rupiah-Valas yang Disita KPK di Rumah Silmy Karim