Suara Denpasar - Baru-baru ini beredar informasi miring soal Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas Yudhoyono. Putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dikabarkan telah mengungkap kebenaran di balik kasus mega korupsi Hambalang.
Informasi itu disampaikan oleh YouTube SEPUTAR ISTANA dalam video berjudul "AKHIRNYA IBAS AKUI SEMUANYA, TERNYATA MEREKA SEMUA MAFIA MEGA PROYEK HAMBALANG."
Thumbnail dalam video tersebut menampilkan potret Ibas yang sedang dihadang dua anggota polisi. Terdapat juga potret seorang pria mirip SBY yang sedang menggunakan rompi oranye ala narapidana.
Keterangan yang disematkan di dalam thumbnail cukup mirip dengan judulnya yakni, "Breaking News! Akhirnya Ibas Buka Mulut, Terntata Mereka Semua Mafia Mega Proyek Hambalang."
Video ini terbukti menarik banyak perhatian karena telah ditonton lebih dari 7 ribu kali sejak diunggah pada Jumat (24/3/2023) sore.
Lantas, benarkah klaim yang ada dalam video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut?
CEK FAKTA
Sang pengunggah awalnya berbicara tentang kritikan yang dilontarkan Ibas terhadap pemerintahan Jokowi.
"Baru-baru ini, karena ingatkan Presiden Jokowi agar tak ada proyek yang mangkrak, Ibas dibully banyak netizen," ujar narator dalam video tersebut.
Baca Juga: SBY Angkat Bicara Soal Penundaan Pemilu: Ada yang Aneh dengan Negeri Ini
Bak senjata makan tuan, perkataan Ibas itu akhirnya menuai cemoohan netizen. Banyak yang mengungkit sejumlah proyek mangkrak yang ditinggalkan mantan Presiden SBY.
"Setelah Ibas menyinggung soal mangkrak, ya jelas lah kena bully netizen se-Indonesia. Kata mangkrak itu sudah seperti milik Parta Demokrat atau identik dengan era pemerintahan SBY," sambung narator.
Narator kemudian membahas sejumlah proyek mangkrak peninggalan pemerintahan SBY, salah satunya adalah mega proyek Hambalang.
Kendati demikian, narator sama sekali tidak menyinggung pengungkapan Ibas terkait korupsi di mega proyek Hambalang, sesuai dalam klaimnya.
Melansir Suara.com, nama Ibas memang sering disebut dalam kasus Hambalang. Namun dia hampir tak tersentuh oleh KPK karena kurangnya bukti. KPK bahkan menegaskan bahwa pihaknya tak bisa melakukan penyelidikan hanya berdasarkan desakan elite politik.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tentang Ibas buka suara terkait korupsi mega proyek Hambalang adalah salah dan narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok