Suara Denpasar – Muhammad Jusuf Hamka, pengusaha yang dikenal sebagai bos jalan tol di Indonesia ini ternyata bukan sekadar pengusaha yang cari keuntungan semata. Dia juga memiliki nasionalisme yang tinggi, khususnya terhadap pemodal asing yang menguasai perusahaan yang dipimpinnya. Jusuf pernah ‘menendang’ keluar pemodal asing di perusahan yang dia kelola.
Jusuf Hamka bercerita bagaimana akhirnya menjadi bos perusahaan pengelola jalan tol yang kini memiliki kekayaan Rp15 triliun ini.
Pengusaha Tionghoa Muslim ini menyatakan, sebelum menjadi konglomerat jalan tol, dia pernah beberapa kali berusaha di bidang lain. Namun, akhirnya pada tahun 2012, Jusuf Hamka bergabung di perusahaan jalan tol PT Citramarga Nusapala Persada.
Saat itu, dia ditawari masuk perusahaan jalan tol itu di kala para pemegang sahamnya sedang berselisih.
“Tahun 2012 saya ditawarkan oleh pemegang saham yang sedang berantem,” katanya Jusuf Hamka ketika berpidato di depan wisudawan London School Public Relations (LSPR) yang tayang di kanal Youtube LSPR TV, 2019 lalu, dikutip Minggu (26/3/2023).
Dia bercerita, pada waktu itu, para pemilik saham Citramarga itu adalah para ‘raksasa’. Para 'naga'. Ada Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut, anak Soeharto) hingga Robby Sumampow.
Pria kelahiran 1957 ini mengatakan kala itu, PT Citramarga Nusapala Persada menjadi pemilik jalan tol dalam kota di Jakarta.
“Waktu saya di Citramarga, pemegang sahamnya tanya ke saya, berani gak jadi direktur utama di Citramarga,” katanya.
Atas tantangan tersebut, Jusuf menyatakan selagi tidak disuruh mencuri, maka dia bersedia. Singkat cerita, Jusuf ditunjuk sebagai direktur utama PT Citramarga Nusapala Persada.
Ketika di dalam perusahaan itu, dia pun mengetahui bahwa pemilik saham Citramarga kebanyakan institusi-institusi asing. Padahal, kata dia, jalan tol itu bisnis yang bagus yang potensial mendatangkan untung besar.
Dia bertanya-tanya mengapa bukan modal dalam negeri yang menguasai saham PT Citramarga ini. Akhirnya, nasionalisme dia terlecut.
Anak angkat Buya Hamka ini ingin agar Citramarga dikuasai modal dalam negeri. Untuk itu, dia harus menendang pemodal asing.
Bagaimana caranya? Dia pun membeberkan, untuk meralisasikan rencananya agar modal dalam negeri yang menguasai, dia mengumpulkan teman-temannya. Dari berbagai suku. Ada Tionghoa, dan lainnya.
Maka setelah dia kumpulkan kawan-kawannya, dia menawarkan untuk menanam saham ke PT Citramarga.
“Saya bilang, ini daripada asing yang punya, kenapa gak kalian para aseng, teman-teman maupun (suku) yang lain? Ayo kita milikin,” terang Jusuf.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Jusuf Hamka Siap Bantu Modal Usaha, Biaya Sekolah, Bayar Hutang, hingga Renovasi Rumah, Benarkah?
-
Jangan Percaya! Konglomerat Jusuf Hamka Ternyata Tak Pernah Ada Niat Bagi-Bagi Uang Gratis ke Masyarakat
-
Pantes Kaya Raya, Ini Loh 7 Ruas Jalan Tol Milik Jusuf Hamka, Pengusaha Mualaf Tionghoa yang Pernah Kerja Bersihkan WC
-
Tajir Melintir, Momen Jusuf Hamka Pakai Ikat Pinggang dari Tali Rafia Bikin Ngakak
-
Kini Jadi Pengusaha Jalan Tol, Jusuf Hamka Ternyata Pernah Kerja Ngorek WC di Amerika
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Yang Tampak Murah Belum Tentu Hemat: Dilema Belanja Kelas Menengah ke Bawah
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
Arungi Super League 2026/2027, Adhyaksa FC Pindah Bermarkas di Kalimantan
-
Bukan 350 Tahun Dijajah: Membongkar Mitos Besar dalam Sejarah Indonesia