Suara Denpasar - Krisis populasi terjadi di Kerala, India. Melansir dari BBC.com, Kerala yang merupakan salah satu provinsi di negara dengan populasi terbesar dunia ini, sekarang hanya dihuni oleh para lansia.
Bahkan, sekolah-sekolah di Kerala mengalami kekurangan siswa hingga para guru harus ikut turun tangan mencari dan mengeluarkan sejumlah uang untuk membawa siswa ke sekolah.
Salah satu sekolah dasar di Kumbanand, salah satu distrik di Kerala hanya memiliki 50 siswa yang sebagian besarnya berasal dari keluarga kurang mampu yang tinggal di pinggiran kota. Jayadevi R, kepala sekolah di sekolah tersebut berkata bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan karena memang hampir tidak ada orang yang tinggal di distrik tersebut. Sebagian besar penduduk di distrik tersebut tinggal bersama anak-anak mereka di luar negeri.
Thomas John, seorang Pastor di Kumbanand, berujar bahwa usia tua merupakan satu-satunya permasalahan di tempat itu. Hampir tidak ada tindak kejahatan di sana karena sebagian besar penghuninya hanyalah orang-orang yang sudah berusia lanjut. Karena rendahnya tingkat kejahatan, petugas kepolisian di sana menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk memeriksa penduduk yang tinggal sendirian dan yang sedang sakit.
Seorang pemilik Panti Jompo di sana berkata bahwa sebagian besar penghuni tempat itu merupakan korban perselingkuhan dan mereka yang ditinggalkan oleh keluarganya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ditolak Keluarga Syarifah, Kekasih Baru Asib Ali Pria India Cucu Mantan Presiden, Tak Cuma Kaya Juga Pandai Bersholawat
-
Dua Tahun, Tuntutan WNA India Penyelundup 932 Butir Berlian dalam Anus
-
WNA India Terima Kokain dari Ojol di Bali
-
CEK FAKTA: Indonesia Tercoreng, Jokowi Minta Maaf ke Perdana Menteri India karena Azib Ali Ditolak Syarifah
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI