Suara Denpasar – Dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 memicu beragam lapisan untuk angkat bicara termasuk eks timnas Indonesia, Firman Utina.
Melalui akun media sosial Instagram miliknya, legenda timnas Indonesia itu ikut memberikan komentarnya terkait batalnya timnas Indonesia U-20 mentas di Piala Dunia U-20.
Firman Utina mempertanyakan kebijakan FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia. Menurutnya semua tim berhak untuk tampil dengan syarat lolos kualifikasi.
“FIFA CUCI TANGAN. Dalam konteks olahraga, sebagai mantan atlet tidak ada masalah siapapun yang main di kompetisi atau turnamen apapun levelnya. Dengan catatan lolos kualifikasi apapun itu tahapannya,” ujar eks gelandang Persib Bandung dikutip Suara Denpasar, Senin (3/4/2023).
Pada postingan yang diunggah 3 April 2023 itu, Firman Utina menuturkan tuan rumah tentu memiliki aturan tersendiri.
Dirinya pun menyinggung soal Israel yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.
“Dalam level kenegaraan, ada hubungan diplomatik satu Negara dengan Negara lain. Contoh kasus Israel ini Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik,” lanjutnya lagi.
Eks gelandang Arema itu pun berkaca pada kasus Rusia yang harus rela tak bermain di Piala Dunia 2022 dengan alasan isu yang sama yaitu kemusiaan.
“Kasus ini mengingatkan kita pada Rusia yang dilarang ikut Piala Dunia 2022 karena invasi ke Ukraina. Dasarnya sama, kemusiaan,” ucap pemain yang identik dengan nomor 15 itu.
Baca Juga: Rekam Jejak Ronald Worotikan, Ditunjuk KPK Jadi Direktur Penyelidikan Geser Endar Priantoro
Menurut Firman, FIFA memiliki standar ganda karena tidak berlaku adil dalam mencari solusi terkait isu tersebut.
“Yang menjadi pertanyaan, FIFA sendiri memiliki standar ganda dalam menyikapi masalah ini,” ungkapnya.
Firman melanjutkan, batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tak lain karena FIFA tak tegas terhadap masalah ini.
Apalagi Firman menilai, Indonesia sudah sangat bekerja keras dan siap untuk menggelar Piala Dunia U-20.
“Jadi persoalan ini harus dari FIFA dulu. Jila FIFA tegas, turunannya pasti tidak akan ada masalah,” tutur Firman Utina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya
-
Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi
-
JETOUR X70 Plus Pilihan SUV 7 Seater dengan Harga 360 Jutaan
-
Menhub Beberkan Gunanya Sistem Kerja Fleksibel saat Mudik Lebaran
-
Mawar Merah dan Kaktus yang Berhati Besar
-
Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Rokok Ilegal Bakal Merajalela Jika Aturan Ini Diberlakukan
-
Inter Menang Dramatis, Legenda Juventus Mencak-mencak ke Chivu dan Bastoni