Suara Denpasar - Publik pecinta sepakbola Indonesia masih merasakan luka mendalam terkait gagalnya kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023. Menurut isu yang beredar, hal tersebut disinyalir lantaran beberapa masyarakat Indonesia yang menolak Israel datang ke tanah air.
Tapi selain itu, batalnya Indonesia terkait penyelenggaraan Piala Dunia U20 juga diisukan karena FIFA yang terlalu memihak kepada Israel dan tidak bisa bersikap netral.
Hal tersebut, dikarenakan Israel dan federasinya susah menyiapkan sesuatu untuk FIFA.
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal Youtube dengan 139ribu pengikut bernama Pecinta Bola Indonesia.
"Terbongkar! Pantas Dukung Israel ternyata FIFA & Federasi Israel Sudah Siapkan Hal Mengejutkan ini?" tulis judul video tersebut dikutip Suara Denpasar, Jumat (7/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan sebuah thumbnail berupa potret yang nampak seperti beberapa orang yang terlihat sedang mengadakan rapat. Dan ada juga Bendera negara Israel.
"Pertemuan Rahasia Bocor! Pantas Dukung Israel mati"an ternyata FIFA dan FEDERASI Israel Sudah Ada Ini" tulis narasi dalam thumbnail video tersebut.
Video tersebut telah disaksikan oleh lebih dari 20ribu pengguna, sejak diunggah pada Selasa, (4/4/2023).
Lantas apakah klaim yang disebutkan oleh kanal Pecinta Bola Indonesia benar adanya?
Baca Juga: Gagal di Piala Dunia U20, Ganjar Pranowo Sebut Akibat Kegagalan PSSI Lobi FIFA
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, kabar yang menyatakan bahwa FIFA yang terlalu memihak Israel karena ada sesuatu merupakan informasi yang salah.
Dalam narasi video tersebut mengatakan, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengambil keputusan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Alasannya tidak dijelaskan secara gamblang. Kecuali cuma menjanjikan akan mendampingi PSSI dalam memperbaiki persepakbolaan Indonesia.
Selain itu, narator dalam video juga mengatakan bahwa karena hal tersebut, FIFA juga tidak luput dari sorotan. Apalagi setelah berkembang isu penolakan Timnas Israel bermain di Indonesia. Disebut-sebut bahwa FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U20 tidak senang dengan langkah-langkah yang mencampuradukkan olahraga dan politik.
Namun, narator kembali menjelaskan bahwa menurut sebagian masyarakat FIFA ini mempunyai standar ganda dalam mengambil keputusan.
"Induk sepakbola dunia itu punya standar ganda dalam penilaian mereka, pasalnya belum lama ini FIFA mendukung keputusan UEFA melarang timnas Rusia dan mengucilkan mereka," kata narator dalam video
Berita Terkait
-
Breaking News, Israel Kembali Serang Palestina di Gaza
-
4 Alasan Ganjar Pranowo Tolak Israel untuk Main di Indonesia di Piala Dunia U20
-
Tolak Israel di Piala Dunia U-20 dan WBG, Gubernur Bali Wayan Koster Dapat Kata Mutiara dari Praktisi Pariwisata
-
Pasca Penyerbuan Israel ke Masjid Al-Aqsa, Para Pemimpin Dunia Angkat Bicara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama