Suara Denpasar - Lagi, seorang anak Palestina telah dibunuh pasukan Israel di kamp pengungsi Aqabet Jaber, Jericho, Tepi Barat. Anak bernama Mohammad Fayez Balhan (15 tahun) itu dibunuh pada hari Senin, (10/4/2023).
Anak Palestina itu ditembak di bagian kepala, dada, dan perut. Penembakkan terjadi saat sdang berjalan ke pos terdepan dekat kota Nablus. Suatu wilayah yang diduduki Israel.
"Mereka menembak kepalanya," kata kerabat anak Palestina itu, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, (11/4/2023).
“Apa yang akan terjadi pada orang-orang kita? Apa yang akan terjadi pada kita?” katanya lagi, dengan nada bicara panik.
Sementara itu, Tentara Israel mengatakan bahwa mereka memang beroperasi di kamp pengungsi Aqabat Jaber di Jericho, Tepi Barat.
Hal ini dilakukan Tentara Israel dalam upaya menangkap warga Palestina yang dicurigai telah melakukan serangan terhadap Israel.
Untuk diketahui bahwa eskalasi konflik antara Tentara Israel dan Pejuang Palestina saat ini memang kembali mencuat.
Insiden kekerasan merebak ke berbagai wilayah, terutama sesaat dan setelah penyerangan Masjid Al-Aqsa.
Bahkan kini Palestina berupaya melancarkan aksi balasan, dengan meluncurkan roket yang ditembakkan dari wilayah yang dikuasai Pejuang Palestina, seperti Jalur Gaza, dan dari Suriah. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan