Suara Denpasar - Baru-baru ini beredar kabar bahwa mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah diamankan oleh KPK.
Kabar itu disampaikan oleh kanal YouTube SEPUTAR ISTANA dalam video berjudul "SBY Akhirnya Diamankan KPK, Keputusan Anas Gandeng Yusril Berbuah Manis."
Thumbnail dalam video tersebut memperlihatkan potret SBY yang seolah tengah diamankan oleh KPK, Anas Urbaningrum dan Yursil Ihza Mahendra.
Video ini terbukti menarik banyak perhatian karena telah ditonton lebih dari 19 ribu kali meski baru diunggah pada Sabtu (15/4/2023) pagi.
Lantas, benarkah klaim yang ada dalam video tersebut?
CEK FAKTA
Dalam video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut, narator berbicara tentang rangkuman mega korupsi Hambalang yang menyeret sejumlah elite Parta Demokrat di era pemerintahan SBY.
Anas Urbaningrum yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menjadi pihak yang paling disalahkan atas korupsi Hambalang.
Anas tegas mengaku tak bersalah. Dia bahkan bersedia digantung di Monas jika terbukti bersalah.
Kendati demikian, KPK akhirnya menetapkan Anas sebagai tersangka dan dia dipenjara di Sukamiskin selama 8 tahun lamanya.
Meski begitu, narator sama sekali tidak menyinggung soal pengamanan SBY oleh KPK maupun keputusan Anas menggandeng Yusril.
Selain tidak ditemukan adanya kesesuaian antara judul dan thumbnail dengan isi video, sang pengunggah juga tidak menyertakan bukti yang valid untuk mendukung klaimnya.
Setelah dilakukan penelusuran untuk cek fakta, tidak benar bahwa SBY telah diamankan oleh KPK.
Melansir laman resmi KPK yakni kpk.go.id, informasi terkait penangkapan SBY juga tidak ditemukan hingga Sabtu (15/4/2023) malam ini.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Kepala Presiden Jokowi Dihargai 700 Juta, Amien Rais dan SBY Jadi Bohirnya?
-
CEK FAKTA: Selamat Jalan Pak SBY! KPK Temukan Bukti Korupsi Hambalang, Century dan E-KTP
-
Cek Fakta: Gedung KPK Rusak Parah, Desakan Tangkap SBY Semakin Tak Terbendung, Benarkah ?
-
SBY Turun Tangan Tanggapi Putusan PN Jakpus Soal Penundaan Pemilu: Rasanya Ada yang Aneh di Negeri ini
-
Waduh Ini yang Bikin Megawati Black List SBY, Dituding Berasal dari Comberan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia