Suara Denpasar - Gateball adalah cabang olahraga asal Jepang yang saat ini lagi di lombakan di Denpasar.
Olahraga ini pertama kali dikenalkan di Jepang pada tahun 1947 kemudian menyebar ke seluruh dunia.
Seiring dengan perkembangan waktu, permainan gateball menyebar ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia.
Di Indonesia sendiri permainan atau olahraga ini sudah banyak peminatnya.
Bisa ditemukan di hampir semua daerah yang ada di Indonesia, salah satunya Bali.
Permainan Gateball ini sekilas terlihat mudah, tapi membutuhkan konsentrasi dan akurasi yang tinggi dari seorang pemain Gateball itu sendiri.
Permainan ini dapat dimainkan oleh perempuan dan laki-laki. Serta dapat dimainkan lintas usia.
Gateball dimainkan oleh dua tim dalam lapangan berukuran 15×20 meter dengan waktu bermain 30 menit.
Para pemain bola memukul menggunakan stik panjang dengan ujung berbentuk seperti palu.
Untuk mendapat skor, pemukul pertama harus melewati gawang pertama, kedua, dan ketiga, lalu masuk ke gate pole sehingga pemain mendapat skor 5 sempurna.
Baca Juga: Salam Olahraga dari Kang Murad dan Safira, Sekali Jotos Preman Langsung Terkapar
Setiap melewati gawang, pemain mendapat skor 1 poin, dan jika masuk gate pole, maka skor 2 poin.
Apabila tim pertama yang memukul bola tersebut dapat menyelesaikan dengan sempurna, maka akan mendapat skor total 25 poin, dan pemain lain tidak bisa melanjutkan permainan (draw).
Di Bali sendiri Gateball sudah dimainkan di seluruh Kabupaten Kota. Sementara di Kota Denpasar sedang berlangsung Walikota Cup XIII tahun 2023.
Gateball salah satu cabang olahraga yang ikut diperlombakan. Ada dua kategori yang diperlombakan yaitu kelompok usia dewasa (senior) dan kategori remaja (junior) di lapangan DPRD Provinsi Bali pada 29 - 30 April 2023.
Ketua Pergatsi (Persatuan Gateball Seluruh Indonesia) Denpasar, Agus Dei mengatakan di Denpasar ada 13 klub yang sudah terdaftar di Pergatsi Kota Denpasar.
13 klub itu ada yang memiliki dua tim yaitu senior dan yunior. (*/Ana AP)
"Untuk Walikota Cup XIII tahun ini ada 18 tim yang ikut bermain. Ada klub yang mengirimkan dua tim yaitu senior dan yunior. Ada juga yang hanya mengirimkan senior atau pun yuniornya saja," kata Agus Dei kepada Suara Denpasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Anime Kill Blue Season 2 Resmi Diumumkan, Mangaka Bagikan Komentar Perayaan
-
Dapur MBG Fiktif dan Rapuhnya Pengawasan Uang Publik: Alarm Tata Kelola Negara
-
Kisah Inspiratif Mila Arlinda Ubah Stigma Peternakan, Dari 5 Ekor Domba Jadi Omzet Ratusan Juta
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
-
6 Shio yang Gampang Dapat Keberuntungan, Anak Emas Alam Semesta
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan
-
Ricuh Demo Grahadi Surabaya, Massa Berhoodie dan Bermasker Diduga Jadi Pemicu Kerusuhan
-
4 Lipstik Wardah di Alfamart dengan Formula Transferproof hingga Foodproof
-
Apakah Sunscreen Wardah Boleh untuk Anak? Ini Batasan Usia dan 3 Rekomendasi Produknya