/
Sabtu, 29 April 2023 | 19:15 WIB
Mengenal Gateball Cabang Olahraga Asal Jepang yang Ramai di Denpasar (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Gateball adalah cabang olahraga asal Jepang yang saat ini lagi di lombakan di Denpasar.

Olahraga ini pertama kali dikenalkan di Jepang pada tahun 1947 kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Seiring dengan perkembangan waktu, permainan gateball menyebar ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri permainan atau olahraga ini sudah banyak peminatnya. 
Bisa ditemukan di hampir semua daerah yang ada di Indonesia, salah satunya Bali. 

Permainan Gateball ini sekilas terlihat mudah, tapi membutuhkan konsentrasi dan akurasi yang tinggi dari seorang pemain Gateball itu sendiri. 

Permainan ini dapat dimainkan oleh perempuan dan laki-laki. Serta dapat dimainkan lintas usia.

Gateball dimainkan oleh dua tim dalam lapangan berukuran 15×20 meter dengan waktu bermain 30 menit.

Para pemain bola memukul menggunakan stik panjang dengan ujung berbentuk seperti palu. 

Untuk mendapat skor, pemukul pertama harus melewati gawang pertama, kedua, dan ketiga, lalu masuk ke gate pole sehingga pemain mendapat skor 5 sempurna. 

Baca Juga: Salam Olahraga dari Kang Murad dan Safira, Sekali Jotos Preman Langsung Terkapar

Setiap melewati gawang, pemain mendapat skor 1 poin, dan jika masuk gate pole, maka skor 2 poin.

Apabila tim pertama yang memukul bola tersebut dapat menyelesaikan dengan sempurna, maka akan mendapat skor total 25 poin, dan pemain lain tidak bisa melanjutkan permainan (draw).

Di Bali sendiri Gateball sudah dimainkan di seluruh Kabupaten Kota. Sementara di Kota Denpasar sedang berlangsung Walikota Cup XIII tahun 2023.

Gateball salah satu cabang olahraga yang ikut diperlombakan. Ada dua kategori yang diperlombakan yaitu kelompok usia dewasa (senior) dan kategori remaja (junior) di lapangan DPRD Provinsi Bali pada 29 - 30 April 2023.

Ketua Pergatsi (Persatuan Gateball Seluruh Indonesia) Denpasar, Agus Dei mengatakan di Denpasar ada 13 klub yang sudah terdaftar di Pergatsi Kota Denpasar. 
13 klub itu ada yang memiliki dua tim yaitu senior dan yunior. (*/Ana AP)

"Untuk Walikota Cup XIII tahun ini ada 18 tim yang ikut bermain. Ada klub yang mengirimkan dua tim yaitu senior dan yunior. Ada juga yang hanya mengirimkan senior atau pun yuniornya saja," kata Agus Dei kepada Suara Denpasar. 

Load More