Suara Denpasar - Sejumlah lembaga survei menunjukkan nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menempati posisi tertinggi sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Hasil survei Charta Politika Indonesia membuktikan nama Sandiaga Uno mengungguli 8 nama lain dengan capaian 19,8 persen.
Di posisi kedua ditempati oleh Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebagai cawapres sebesar 18,4 persen dan posisi ketiga adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dengan elektabilitas 15,2 persen.
Sementara di posisi keempat adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan elektabilitas sebesar 10,9 persen, posisi kelima Menteri BUMN Erick Thohir dengan capaian 9,2 persen, berikutnya adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 5,8 persen.
Selanjutnya afalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar 3,5 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani dengan 2,9 persen, dan yang terakhir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus ketua umum partai Golkar Airlangga Hartarto dengan 2,2 persen.
Menanggapi hal tersebut Sandiaga Uno mengatakan hal tersebut ditimbulkan karena kepuasan masyarakat terhadap kerja-kerja nyata pemerintah. Dia menilai masyarakat memiliki harapan untuk membangun Indonesia secara bersama sehingga dibutuhkan kerja konkrit dari pemerintah.
"Harapan dari masyarakat pembangunan Indonesia ke depan, bukan hanya mencari kekuasaan, bukan hanya tinggi-tinggian nilai surveinya tapi bagaimana bisa berdampak, dirasakan kehadirannya dengan program-program yang menyentuh di seluruh wilayah nusantara," ujar Sandiaga Uno di Art Centre, Denpasar, Bali, Selasa (16/5/2023.
Memang sejak dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno aktif berkeliling Indonesia dengan berbagai program Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sehingga survei tersebut adalah bentuk kepuasan masyarakat yang dapat dijadikan rujukan untuk pembangunan Indonesia yang lebih cepat.
"Nah buat saya jika ini bisa menjadi suatu ukuran maka harus menjadi pemikiran dan gagasan membangun Indonesia lebih cepat lagi. Percepatan pembangunan dalam menghadirkan lapangan pekerjaan yang lebih luas untuk generasi muda," tandasnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya
-
Arus Balik Memuncak: Tol MBZ Mulai Diserbu Pemudik, Volume Kendaraan Naik Drastis
-
Gubernur Sulsel Ajak Saudagar KKSS Pulang Kampung: Bangun Daerah dengan Prinsip Kebaikan
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
Patrick Cruz: Detail-detail Kecil Akan Menentukan Hasil vs PSS Sleman
-
Usai Taklukkan Panggung Dunia, Yohanna Siap Getarkan Bioskop Indonesia 9 April Mendatang