Suara Denpasar - Tokoh pemuda yang dikenal sebagai mantan penguasa Tanah Abang, Jakarta, akhirnya meminta maaf kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.
Namun demikian, orang nomor satu di lingkungan serse korps baju coklat DKI Jakarta tersebut tampak masih gemes dengan sikap belagu Hercules.
Kepada awak media seperti dikutip di akun tiktok @News Update. "Sebagai insan beragama, kalau orang minta maaf. Ya kita maafkan.
Tapi, kalau buat salah ya nggak ada alasan," begitu katanya dikutip denpasar.suara.com, Minggu 11 Juni 2023.
Hengki menegaskan, sebagai penegak hukum. Dirinya tentu berpatokan pada hukum yang berlaku.
Dan, ingat dia, Hercules meminta maaf setelah videonya viral. Jadi, jika bicara hukum tentu permintaan maaf tersebut tidak menggugurkan apabila ada unsur pidana yang menjerat Hercules.
Namun, jika tidak ada unsur pidana? Tentu persoalan ini selesai secara hukum.
Kembali Hengki tegaskan, bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan praktek- praktek premanisme yang berakibat pada keresahan masyarakat.
Termasuk fenomena silence sound, suara-suara diam di masyarakat. Di mana, masyarakat mengetahui adanya aksi premanisme, tapi memilih diam karena takut.
Baca Juga: Kang Dedi Angkat Anak Ivan, Ibunya Mengalami ODGJ
Untuk diketahui, Rosario de Marshal alias Hercules bukan hanya sekali ini terjerat kasus hukum.
Di samping itu, dia juga sudah pernah melakukan pengancaman terhadap polisi. Hemat Hengki, ini tidak boleh terulang lagi. Dan, bisa menular ke pihak lain.
"Intinya negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme.
Tidak boleh ada kelompok apa pun itu bergerak di atas hukum," tandasnya. "Semakin melawan, semakin kita tetapkan. Aparat tidak boleh takut dengan aksi premanisme," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi