Suara Denpasar - Taman Soekasada Ujung di Kabupaten Karangasem, Bali, telah menambah fasilitas baru untuk meningkatkan daya tarik wisatawan setelah masa pandemi COVID-19 berakhir.
Dalam upaya untuk mengembangkan objek wisata ini sebagai destinasi pariwisata di Bali Timur, fasilitas baru tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kaya dalam budaya dan atraksi wisata.
Dilansir dari Antaranews, Manggala Puri Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Partha Wijaya menyatakan, bahwa mereka sedang mengembangkan warisan budaya ini sebagai objek wisata yang akan menjadi magnet pariwisata di Bali Timur.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman atraksi wisata dan budaya tersebut akan disajikan melalui pusat pengunjung (visitor center) yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian dan akan segera dibuka untuk pengunjung.
Pusat pengunjung ini berlokasi di dekat monumen Bale Kapal di dalam kawasan taman, dengan bangunan yang ramah lingkungan karena terbuat dari bambu dan jerami.
Fasilitas ini dibangun menggunakan dana sosial (CSR) dari BUMN Pertamina. Pusat pengunjung tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada pengunjung dalam menyelami kehidupan zaman kerajaan di Puri Agung Karangasem, serta kehidupan masyarakat sehari-hari, termasuk aktivitas budaya dan tradisi seperti menenun, ritual keagamaan, dan tradisi makan bersama atau megibung.
Selain itu, pusat pengunjung ini juga akan memiliki perpustakaan yang menampilkan naskah-naskah kuno yang tertulis di dalam daun lontar.
Hal ini akan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi warisan budaya Bali yang kaya dan menggali pengetahuan tentang sejarah dan tradisi daerah ini.
Anak Agung Made Dewandra R Djelantik, General Manager Taman Soekasada Ujung, menyatakan bahwa sebelumnya objek wisata ini memiliki keterbatasan konten dan aktivitas karena sumber daya manusia yang terbatas.
Baca Juga: Putra Karangasem I Ketut Putra Ismaya Jaya Tidak Memenuhi Syarat Calon DPD RI Pemilu 2024
Namun, dengan adanya dukungan dana sosial (CSR) dari BUMN, mereka sekarang dapat mengembangkan fasilitas-fasilitas baru dan meningkatkan pengalaman wisata bagi pengunjung.
Meskipun kunjungan wisatawan ke Taman Soekasada Ujung telah mulai pulih setelah pandemi COVID-19, jumlah kunjungan tersebut masih belum mencapai tingkat sebelum pandemi.
Saat ini, rata-rata terdapat sekitar 800 pengunjung per hari, dengan sekitar 60 persen di antaranya adalah wisatawan mancanegara.
Sebelum pandemi, jumlah kunjungan harian mencapai sekitar 1.200 orang. Harga tiket masuk untuk pengunjung domestik adalah Rp25 ribu, sementara untuk turis asing adalah Rp75 ribu.
Pihak pengelola berharap bahwa libur panjang Idul Adha dapat menarik tingkat kunjungan wisatawan. Para wisatawan yang mengunjungi Taman Soekasada Ujung memberikan tanggapan positif tentang keindahan alam dan keunikan bangunan bersejarah di tempat wisata tersebut.
Marine Verschueren, wisatawan asal Belgia, menyatakan bahwa dia tertarik untuk mempelajari sejarah, budaya, dan alam di tempat ini. Demikian pula, Sri Rahayu, wisatawan asal Jakarta, mengungkapkan ketertarikannya terhadap bangunan unik dan bersejarah di Taman Soekasada Ujung.
Taman Soekasada Ujung sendiri mulai dibangun pada tahun 1918-1926 pada masa pemerintahan raja terakhir Puri Agung Karangasem, Ida Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem.
Tempat peristirahatan raja ini, yang memiliki luas sembilan hektar, memiliki keunikan arsitektur dan pemandangan alam yang indah, termasuk taman, kolam, pantai, pegunungan, serta pertemuan antara sumber mata air tawar dan air laut.
Dengan penambahan fasilitas baru dan pengembangan yang sedang dilakukan, Taman Soekasada Ujung diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kombinasi antara keindahan alam, warisan budaya, dan pengalaman yang kaya diharapkan dapat memberikan pengunjung pengalaman yang tak terlupakan di pulau Dewata, Bali.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki dan Cuan Jelang Imlek, Ada Macan hingga Ayam
-
Ramalan Keuangan Zodiak 16 Februari 2026: Gemini hingga Leo Panen Rezeki
-
Olahraga sebagai Status Sosial: Lari, Padel, dan Komunitas Urban 2026
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
PTBA Serahkan Fasos dan Fasum, Dorong Permukiman Lebih Layak dan Tertata
-
Belajar AI Tanpa Ribet, Internet BAIK Festival Telkomsel Bikin Pelajar Jambi Level Up Skill Digital
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?