Suara Denpasar - Persija Jakarta, tim sepak bola ternama di Indonesia, kembali meraih hasil imbang dalam pertandingan melawan Persikabo 1973. Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu (9/7/2023) malam itu berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.
Dilansir dari laman resmi Persija, pertandingan dimulai dengan aksi serangan dari kedua tim sejak menit pertama. Persija berusaha menciptakan peluang pada menit ke-29 melalui umpan silang dari Ilham Rio Fahmi kepada Riko Simanjuntak. Namun, sayangnya tembakan Riko melewati mistar gawang.
Di babak kedua, Persija terus berupaya memecah kebuntuan. Pelatih Thomas Doll memasukkan sejumlah pemain dengan naluri menyerang seperti Witan Sulaeman, Aji Kusuma, Sandi Samosir, dan Alfriyanto Nico Saputro.
Pada menit ke-75, Persija mendapatkan peluang lagi melalui serangan dari sisi kiri. Firza Andika memberikan umpan silang di depan gawang Persikabo, dan Aji Kusuma langsung menyundul bola. Sayangnya, sundulan Aji mengenai mistar gawang.
Hingga tambahan waktu tiga menit, Persija gagal mencetak gol ke gawang Persikabo. Di sisi lain, pertahanan Persija juga bermain kuat untuk menghalau serangan tuan rumah. Pertandingan berakhir tanpa gol dengan skor akhir 0-0.
Usai pertandingan, pelatih Persija, Thomas Doll, mengomentari permainan timnya dalam konferensi pers. Doll menganggap bahwa performa Persija saat melawan Persikabo tidak memuaskan seperti dalam pertandingan sebelumnya melawan PSM. Terlalu banyak kesalahan teknikal dan mudah kehilangan bola, ungkapnya.
Meskipun memiliki beberapa peluang di babak kedua, Doll merasa situasi tim sedang tidak bagus sehingga mereka kesulitan mencetak gol. Doll menyadari bahwa tim kekurangan beberapa pemain dan berharap mereka segera bergabung dengan tim. Situasi saat ini memang sulit, dengan hanya satu gol yang berhasil dicetak dalam dua pertandingan terakhir, tambah Doll.
Di sisi lain, bek sayap Persija, Firza Andika, juga mengungkapkan ketidakpuasannya dengan hasil imbang tersebut. Meskipun tim masih belum komplit dan mengalami kesulitan di lini depan, Firza menyebut bahwa mereka terus menyerang Persikabo tetapi tidak berhasil mencetak gol. Namun, Firza bersyukur karena masih bisa membawa pulang satu poin.
Meskipun hasil imbang tersebut mungkin tidak memuaskan bagi Persija, mereka tetap optimis untuk penampilan lebih baik di pertandingan berikutnya. Tim ini menyadari bahwa mereka perlu waktu untuk menyempurnakan daya gedor mereka di lini depan dan berharap bisa tampil lebih baik di laga selanjutnya.
Pertandingan melawan Persikabo menjadi evaluasi bagi Persija dalam melihat kelemahan dan mencari solusi untuk meningkatkan performa tim. Mereka berkomitmen untuk terus bekerja keras dan memperbaiki kekurangan mereka guna mencapai hasil yang lebih baik di pertandingan mendatang. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Kembali Raup Hasil Imbang Kontra Persikabo 1973, Bek Timnas Indonesia Kurang Puas: Kami Frustasi
-
Kritik Persija Jakarta Terlalu Banyak Kesalahan Kontra Persikabo 1973, Thomas Doll: Saya Tidak Suka Melihatnya
-
Debut di Persija Jakarta, Jakmania Suarakan Marko Simic Out, Thomas Doll: Saya sangat tidak suka melihatnya...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas