Suara Denpasar - Menghadapi kompetisi musim baru, Persib Bandung menunjuk Teja Paku Alam sebagai kapten tim Maung Bandung.
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam menjadi kapten tim Maung Bandung di dua laga awal Liga 1 musim 2023/2024, yakni kontra Madura United dan Arema FC.
Teja Paku Alam dipercaya menjadi kapten tim Persib Bandung oleh tim kepala pelatih dan rekan-rekannya di klub Pangeran Biru tersebut.
Kiper berusia 29 tahun milik Persib Bandung itu menjadikan motivasi tambahan usai dirinya dipercaya menjadi sosok pemimpin di lapangan.
"Ini motivasi buat diri sendiri juga untuk membantu teman di dalam berkomunikasi dan alhamdulillah, pelatih percaya," ujar Teja Paku Alam dikutip dari laman Persib Bandung.
Namun, penunjukan Teja Paku Alam sebagai Kapten tim Maung Bandung menjadi pro kontra oleh Bobotoh.
Teja Paku dinilai kurang pantas memegang ban kapten lantaran dirinya kurang garang dalam memimpin.
"Teja, lebih baik jangan kapten, lebih baik yang jadi kapten pemain yang lebih kuat dan garang," tulis akun @budi_ramdani dikutip dari laman komentar postingan Instagram Teja Paku Alam.
Seperti yang telah diketahui sebelumnya, kapten tim Persib Bandung rata-rata memang sosok pemain senior yang dinilai lebih kuat dan garang oleh Bobotoh, salah satunya adalah Victor Igbonefo. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat